Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah Ubah Titik Awal Satu Arah Tol Trans Jawa Jadi Mulai dari Cikampek Utama

Pemerintah Ubah Titik Awal Satu Arah Tol Trans Jawa Jadi Mulai dari Cikampek Utama Gerbang Tol e-Money. ©2017 merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Pemerintah memutuskan mengubah sistem satu arah (one way) di jalan tol Trans Jawa dalam menghadapi arus mudik. Jika sebelumnya one way diberlakukan mulai dari Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama, maka arus one way yang baru akan dimulai di Gerbang Tol Cikampek Utama menuju GT Brebes Barat di kilometer 262.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, mengatakan kebijakan ini diubah seiring dipindahkannya GT Cikarang Utama di kilometer 29 ke GT Cikampek Utama di kilometer 70. "Agar seimbang akan dilakukan contra flow," kata Budi saat konferensi pers di Kemenhub, Jakarta, Rabu (29/5).

Aparat, lanjut dia, akan mengatur arus kendaraan yang masuk mengingat di wilayah GT Cikampek Utama memiliki ruas tol bervariasi antara empat dan tiga jalur.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Perhubungan, Sugihardjo mengatakan dengan adanya perubahan ini, maka pemudik yang melewati tol Cipularang tak akan terdampak. "Karena mereka keluar masuk di km 62, tidak terkena," kata Sugihardjo.

Berdasarkan keterangan Kemenhub, kebijakan ini akan diberlakukan di arus mudik selama 12 jam mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB. Adapun untuk arus balik diberlakukan pukul 12.00 hingga 24.00 WIB.

Jalur A akan diperuntukkan bagi kendaraan penumpang seperti bus antarkota, sedangkan jalur B akan digunakan untuk kendaraan pribadi. Sedangkan untuk arus balik akan diputar di mana bus menggunakan jalur B dan kendaraan penumpang di jalur A. "Jadi tidak terus-menerus," kata Sugihardjo.

Budi menambahkan, seiring beroperasi ya Tol Trans Jawa, maka ada beberapa gardu tol yang akan menjadi perhatian Kemenhub, di antaranya adalah gerbang tol (GT) Plumbon yang menghubungkan Cirebon dengan Majalengka dan sekitarnya, GT Ciperna yang menghubungkan Cirebon dengan Kuningan dan Ciamis, GT Pejagan yang menjadi akses ke wilayah selatan Jawa, hingga GT yang berada di Semarang.

Selain itu gerbang tol Singosari di Malang juga jadi perhatian karena menghubungkan kawasan wisata Malang dan Kota Batu. Budi mengatakan di gardu-gardu tersebut, sudah ada petunjuk bagi Kasatlantas setempat dalam mengatur lalu lintas agar tak terjadi penumpukan kendaraan. "Sudah ada koordinasi aksi dan rekayasa apa yang akan dilakukan," tandasnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP