Pemerintah Janjikan Reformasi Struktural Hadapi Ancaman Resesi Ekonomi 2020

Selasa, 24 September 2019 16:01 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Pemerintah Janjikan Reformasi Struktural Hadapi Ancaman Resesi Ekonomi 2020 Sri Mulyani di rapat paripurna DPR. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan pemerintah terus melakukan reformasi struktural dalam sektor riil untuk menghadapi pelemahan ekonomi global pada 2020. Reformasi struktural ini untuk meningkatkan daya tarik investasi maupun produktivitas dari berbagai pelaku ekonomi untuk mendorong ekspor.

"Selain itu, terdapat penyederhanaan dan konsistensi regulasi serta kecepatan pelayanan untuk peningkatan investasi," katanya saat menyampaikan tanggapan pemerintah mengenai APBN 2020 dalam Rapat Paripurna DPR di Jakarta, Selasa (24/9).

Dia mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 akan menjadi stimulus dan memperkuat fondasi ekonomi nasional agar tidak terdampak dari tekanan global yang masih diliputi ketidakpastian. "APBN ditunjukkan untuk terus memperkuat fondasi dan daya saing ekonomi agar tidak terdampak secara negatif oleh gejolak global," kata Menteri Sri Mulyani.

Menteri Sri Mulyani menjelaskan APBN ini penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di atas lima persen serta mendukung pencapaian pembangunan seperti pengurangan kemiskinan, penciptaan kesempatan kerja dan perbaikan pemerataan ekonomi.

"Memperkuat fondasi dan daya saing ekonomi melalui perbaikan kualitas SDM, memperkuat institusi, memperkuat industri dengan memberikan insentif fiskal dan memperbaiki kualitas belanja negara agar makin efektif, efisien dan produktif," katanya.

Selain itu, dia menegaskan, pengendalian defisit anggaran 2020 diupayakan untuk menjaga kesinambungan fiskal. Selain itu juga memberikan ruang gerak yang lebih besar dalam menghadapi risiko global serta dampaknya kepada perekonomian nasional.

"Dengan besaran defisit tersebut, pemerintah tetap dapat memberikan stimulus pada perekonomian serta melaksanakan program-program pembangunan dalam rangka mempertahankan tingkat pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja serta pengurangan kemiskinan," ujarnya. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini