Pemerintah Cari Cara Agar Tak Impor Bahan Baku Obat dari China

Rabu, 4 Maret 2020 18:13 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Pemerintah Cari Cara Agar Tak Impor Bahan Baku Obat dari China Pelabuhan. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Wakil Presiden (Wapres), Ma'ruf Amin menyebut bahwa pemerintah sedang mencari cara agar tidak mengimpor bahan baku obat-obatan dari negara China. Hal ini sebagai antisipasi jika ada kendala pembatasan impor obat dari China akibat terdampak virus corona.

"Pemerintah sedang mengusahakan impor dari negara lain selain China, memperbesar impor dari negara lain," kata dia di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (4/3).

Kemudian, pemerintah juga akan mengembangkan bahan baku obat produksi dalam negeri guna memenuhi bahan baku obat tersebut. Wapres pun menyikapi pembatasan impor karena corona sebagai hikmah supaya Indonesia bisa mandiri.

"Kita mengembangkan produk dalam negeri sendiri untuk menyediakan bahan baku obat-obatan itu," ucapnya.

"Nah ini juga ada hikmahnya, kemudian kita menjadi harus bersiap untuk menyiapkan bahan-bahan baku obat-obatan, vitamin-vitamin itu," tandas Wapres.

1 dari 1 halaman

Wapres Imbau Masyarakat Tak Panic Buying

masyarakat tak panic buying rev4

Wakil Presiden (Wapres), Ma'ruf Amin mengimbau agar masyarakat tidak panik berbelanja atau panic buying meskipun virus corona sudah melanda Indonesia.

"Pemerintah mengharap masyarakat harus waspada dan hati hati ya, tetapi tidak boleh panik, karena pemerintah itu sudah menyiapkan langkah-langkah antisipasinya," kata dia di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (4/3).

Wapres mengatakan, pemerintah sudah menyiapkan kebutuhan pokok, obat-obatan dan keperluan-keperluan masyarakat. Sehingga, masyarakat tidak perlu panik dan memborong barang-barang.

"Saya kira itu tidak perlu, karena Pemerintah sudah mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebutuhan-kebutuhan dalam jangka panjang," ucapnya.

Selain itu, Wapres menambahkan, pemerintah telah memperketat masuknya WNA bahkan WNI ke wilayah Indonesia melalui pintu-pintu masuk udara maupun laut. "Memperketat ya dengan berbagai upaya pemeriksaan, bahkan mungkin juga kita akan menerapkan sertifikasi bebas corona," ucapnya.

"Dan kita juga akan meneliti jejak perjalanan kemana saja dia dan dari mana saja, sehingga kan daerah yang terdampak korona kan cukup luas," tambah Ma'ruf.

Pemerintah pun sudah antisipasi kasus corona jika menjalar di Indonesia, salah satunya rumah sakit yang sudah standar World Health Organization. "Sudah 135 RS yang dilengkapi dengan kamar isolasi yang memenuhi standar atau protokol WHO, kalau terjadi apa-apa," pungkasnya. [idr]

Baca juga:
Empat WNI ABK Diamond Princess yang Sembuh dari Corona Akan Dikarantina di Bapelkes
Dikritik soal Pemeriksaan Corona Tak Maksimal di Bandara, Ini Kata Dirut AP II
Dilanda Corona, IHSG Kembali Ditutup Melesat ke 5.650
Pemprov DKI Pengadaan 1.450 Boks Masker, Dijual Rp300 Ribu Per Kotak
Optimisme Indonesia Kalahkan Virus Corona
Jokowi Siapkan Paket Kebijakan Hadapi Virus Corona, Salah Satunya Permudah Ekspor

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini