Pemerintah Baru Gelontorkan Subsidi Energi Rp139,8 Triliun

Senin, 26 September 2022 18:33 Reporter : Anisyah Al Faqir
Pemerintah Baru Gelontorkan Subsidi Energi Rp139,8 Triliun Menkeu Sri Mulyani. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah telah mencairkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 untuk membayar subsidi sebesar Rp 139,8 triliun. Dana tersebut telah dibayarkan pemerintah untuk subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terdiri dari solar dan minyak tanah, LPG 3 kg, listrik bersubsidi, pupuk, subsidi perumahan dan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Subsidi sudah kita bayarkan Rp 1839,8 triliun, naik dari tahun lalu yang sebesar Rp 119, triliun. Jadi naik 16,8 persen," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa, Jakarta, Senin (26/9).

Sri Mulyani mengatakan komponen dan volume subsidi ini sudah mengalami kenaikan. Volume BBM naik menjadi 10,2 jura kilo liter dari tahun lalu 8,8 juta KL. Volume LPG gas 3 KG menjadi 4,5 metrik ton dari 4,3 juta metrik ton.

Listrik bersubsidi pelanggannya naik menjadi 38,6 juta pelanggan dari 37,7 juta pelanggan di tahun 2022. Volume pupuk menjadi 5,1 juta ton dari 4,9 juta ton. Subsidi perumahan menjadi 105,1 ribu unit dari sebelumnya 88,7 ribu unit. Sedangkan untuk Rp 236,8 triliun dari sebelumnya Rp 176,3 triliun di tahun 2021.

Sementara itu, kompensasi yang telah dibayarkan pemerintah sebesar Rp 104,8 triliun dari anggaran mencapai Rp 293,5 triliun. Pembayaran tersebut untuk pembayaran kompensasi listrik, dan BBM.

Pembayaran kompensasi tersebut untuk kompensasi pembayaran listrik dan BBM tahun 2021 dan semester I-2022. Dia memperkirakan kompensasi listrik dan BBM di semter 2022 bisa lebi besar dari yang telah dibayarkan.

"Tahun ini di semester II akan jauh lebih besar dari Rp 104,8 triliun ini sudah disampaikan," pungkasnya. [azz]

Baca juga:
Konversi Kompor Listrik Diharapkan Bikin Subsidi Energi Tepat Sasaran
Subsidi Elpiji Bengkak, Industri Lokal Siap Produksi Kompor Listrik
Harga Naik, Konsumsi BBM Masyarakat Turun dari Rp80.000 Jadi Rp60.000 per Hari
Menhub Budi: Subsidi BBM Bisa Dialihkan untuk Konversi Motor Listrik
Ketua Banggar: Usulan Penghapusan Listrik 450 VA Agenda Besar Peralihan Energi
Siap-Siap, Gas LPG 3 Kg Bakal Diganti dengan Kompor Listrik

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini