Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pembelaan Gubernur Bengkulu soal tingginya angka kemiskinan

Pembelaan Gubernur Bengkulu soal tingginya angka kemiskinan Ilustrasi kemiskinan. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyentil Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti karena tingginya angka kemiskinan di daerahnya. Berdasarkan data yang dikantongi Presiden Jokowi, angka kemiskinan di Provinsi Bengkulu cukup tinggi yakni 17,03 persen.

Ridwan Mukti yang ditemui usai rapat terbatas mengakui tingginya angka kemiskinan di Provinsi Bengkulu. Menurut Ridwan, sapaan akrab Ridwan Mukti, tingginya angka kemiskinan tersebut dipengaruhi beberapa hal.

"Penyebab kemiskinan adalah terisolir," kata Ridwan, Rabu (31/5).

Ridwan menjelaskan, Bengkulu adalah kawasan yang berbatasan dengan empat provinsi. Yakni sebelah Utara berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat, sebelah Selatan berbatasan dengan Provinsi Lampung, dan sebelah Timur berbatasan dengan Provinsi Jambi dan Propinsi Sumatera Selatan. Untuk menuju empat provinsi tersebut, Provinsi Bengkulu hanya mempunyai lima akses transportasi.

"Dan itu tidak maksimal," tegasnya.

Ridwan juga mengatakan, Provinsi Bengkulu mengalami kesulitan dalam penerangan. Hingga saat ini, jaringan listrik belum terkoneksi ke seluruh daerah yang ada di Provinsi Bengkulu.

Kepada Presiden Jokowi, Ridwan meminta ditambah akses menuju empat provinsi yang berbatasan dengan Provinsi Bengkulu. Misalnya dibangun jalan dan jembatan.

Ridwan juga meminta agar pemerintah mencari jalan keluar agar seluruh daerah di Provinsi Bengkulu mendapatkan jaringan listrik. Di samping itu perlu ada pembenahan dalam aspek pendidikan dan kesehatan.

"Mengenai aksesbilitas seperti jalan, jembatan dibenahi, listrik terang benderang, baru ini nanti naik ke pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Ini hal paling dasar," papar Ridwan.

Lebih lanjut, Ridwan menuturkan Provinsi Bengkulu berupaya menjadi tujuan wisata. Di sana, ada banyak wisata alam, sejarah, budaya, dan puspa langka raflesia yang wajib dikunjungi.

"Jadi kami minta dibenahi dulu jalan, listrik, hotel tumbuh, kuliner ditata, objek wisata tak blank spot area. Kami juga minta Kominfo ditambah bandwith supaya bisa (dapat jaringan) 4G," tutupnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP