Pembahasan sudah selesai 85 persen, IA-CEPA ditarget terealisasi akhir 2018
Merdeka.com - Perundingan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA CEPA) sudah memasuki putaran ke-12. Kementerian Perdagangan optimistis, putaran ini bakal menjadi yang terakhir sehingga dapat selesai dalam tahun ini.
"Saya optimistis. Target kita akhir tahun ini selesai," ungkap Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Iman Pambagyo, ketika ditemui di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (20/7).
Iman menjelaskan, berdasarkan pantauan yang dia lakukan, pembahasan poin-poin dalam perundingan yang bertempat di Hotel Mandarin Oriental ini sudah mencapai 85 persen. "Cuma yang masih dikerjakan adalah menuangkan akses pasar ke dalam schedule-nya. Jadi post tariff ini kalau di-eliminate di dalam perjanjian itu, kita bilang eliminate dalam waktu 7 tahun, itu gimana?," kata dia.
"Misalnya ini akan jadi 0 persen dalam waktu 10 tahun. Mau diturunkan di tahun ke-10, mau diturunkan setengah di tahun ke-5, atau setiap tahun dipotong sampai tahun ke-10," imbuhnya.
Dia mengatakan, jika tidak ada halangan berarti, maka kerja sama IA CEPA sudah dapat terealisasi pada akhir tahun ini. "Cuma kan ada proses legals scrabing (cek lagi). Setelah perundingan selesai, ada tim hukum dari kedua belah pihak untuk lihat, language-nya konsisten tidak dari depan sampai ke belakang," jelas Iman.
"Ini buat saya sudah putaran final. Saya tidak tahu apa setelah ini perlu chief negosiator untuk menutup the last gap yang sulit-sulit, misalnya yang dituntut oleh Australia berkaitan dengan Undang-Undang, tentu sulit untuk kita dong. Apa perlu pertemuan di tingkat chief, saya masih nunggu laporan dari teman-teman," tandasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya