Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pelaku Jastip Disebut Rugikan Pengusaha Ritel, Glodok dan Mangga Dua Terancam Tutup

Pelaku Jastip Disebut Rugikan Pengusaha Ritel, Glodok dan Mangga Dua Terancam Tutup Ilustrasi belanja. ©Shutterstock/eyedear

Merdeka.com - Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Tutum Rahanta, mengatakan ada beberapa hal yang menjadi pengaruh ketidakstabilan pertumbuhan usaha ritel. Diantaranya cara perdagangan yang tidak adil, seperti jasa titip (jastip) yang tidak memenuhi peraturan.

"Disinyalir akhir-akhir ini banyak barang-barang dari luar (negeri), yang masuk (diimpor dalam hal ini jastip), yang terbebas dari segala ketentuan yang harus mereka bayarkan," ujar Tutum dalam konferensi pers, di Jakarta, Kamis (23/1).

Dengan ketidakadilan itu, Tutum menilai akan terjadi kerugian, baik pihak ritel. "Menjadi beban karena barang yang dijual melalui ritel tidak akan laku. Terlebih adanya beban sewa, karyawan. (Kerugian juga) dirasakan (pelaku usaha) di Mangga Dua, Glodok, akan tutup toko. Lebih baik di online kan kalau begitu. Nah ini yang bahaya, tidak boleh," ujarnya.

Orang lain juga bertanya?

Dampaknya, Tutum nilai akan sampai pada pemerintah karena kehilangan semua potensi pajak yang harusnya wajib disetorkan kepada pemerintah. "Seperti perpajakan, cukai dan bea tersebut menjadi hilang."

Dengan dampak kerugian itu, Tutum menyarankan untuk diadakan pengaturan pasar. "Di mana market itu harus dikontrol, dalam artian bukan dikurangi, melainkan harus fairness."

Pelaku Jastip Miliki Tingkat Kepercayaan Rendah

Ketua Umum Apindo Hariyadi B. Sukamdani, menyebut bahwa tingkat keamanan belanja melalui jastip memiliki resiko yang besar. Pada akhirnya akan ditinggalkan oleh masyarakat.

"Kalau pernah pakai sosmed (untuk melakukan transaksi jual beli), pesannya apa, yang sampai apa. Atau bahkan barangnya tidak datang. Karena (sosmed) tidak terverifikasi dan tidak bisa dipercaya," jelasnya.

Hariyadi menerangkan bea cukai juga akan mendeteksi proses jual beli barang impor melalui platform digital, dalam hal ini e-commerce, sehingga akan menjadi sangat lebih transparan.

"Karena kami mendorong sekali jalan keluar. Jadi memang intinya adalah platform yang cenderung mudah melakukan kecurangan ialah platform digital, bisa e-commerce bisa sosial media (dalam hal ini jastip)."

Reporter Magang : Nurul Fajriyah

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
FOTO: Sektor Ritel Berperan Jadi Tulang Punggung Perekonomian Nasional di Tengah Ketidakpastian Global
FOTO: Sektor Ritel Berperan Jadi Tulang Punggung Perekonomian Nasional di Tengah Ketidakpastian Global

Sektor ritel diharapkan dapat berperan dalam mengembangkan pertumbuhan perekonomian nasional.

Baca Selengkapnya
Pelaku Jastip Protes soal Aturan Pembatasan Bawaan Barang dari Luar Negeri, Mendag Jawab Begini
Pelaku Jastip Protes soal Aturan Pembatasan Bawaan Barang dari Luar Negeri, Mendag Jawab Begini

Mendag Zulhas menyampaikan, pihaknya akan berkirim surat terhadap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk mengevaluasi aturan tersebut.

Baca Selengkapnya
Ternyata, Pengusaha Lebih Takut Hal Ini Dibandingkan Pelemahan Kurs Rupiah
Ternyata, Pengusaha Lebih Takut Hal Ini Dibandingkan Pelemahan Kurs Rupiah

Kenaikan suku bunga oleh BI akan memberikan sederet dampak rambatan terhadap pelaku usaha ritel.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Pengusaha Ritel: Harga Beras, Gula dan Minyak Goreng Sudah Mahal dari Produsen
Pengusaha Ritel: Harga Beras, Gula dan Minyak Goreng Sudah Mahal dari Produsen

Roy menyampaikan, Aprindo tidak memiliki wewenang untuk mengatur dan mengontrol harga yang ditentukan oleh produsen bahan pokok.

Baca Selengkapnya
Jakarta Dikepung Macet Panjang Jelang Tengah Malam, Ini Titik-Titiknya
Jakarta Dikepung Macet Panjang Jelang Tengah Malam, Ini Titik-Titiknya

Jakarta dikepung kemacetan panjang jelang Rabu tengah malam.

Baca Selengkapnya
Lewat Pedagang Ritel, Satgas Bakal Cari Biang Kerok Masuknya Barang Impor ke Tanah Air
Lewat Pedagang Ritel, Satgas Bakal Cari Biang Kerok Masuknya Barang Impor ke Tanah Air

Strategi Satgas bentukan Kementerian Perdagangan atasi banjirnya barang impor ilegal di Tanah Air.

Baca Selengkapnya
Dorong Penjualan Pupuk Non-Subsidi, Pupuk Kaltim Perkuat Sinergi dengan Distributor Ritel
Dorong Penjualan Pupuk Non-Subsidi, Pupuk Kaltim Perkuat Sinergi dengan Distributor Ritel

Pupuk Kaltim terus mendorong penjualan produk ritel non-subsidi semakin bertumbuh melalui kerja sama intensif bersama para distributor.

Baca Selengkapnya
Geliat Industri Logam di Tarikolot, Mantan Driver Ojol Rasakan Manfaat KUR BRI saat Rintis Bisnis Panggangan
Geliat Industri Logam di Tarikolot, Mantan Driver Ojol Rasakan Manfaat KUR BRI saat Rintis Bisnis Panggangan

Banyaknya pengrajin di Kampung Tarikolot telah membentuk ekosistem industri logam yang besar.

Baca Selengkapnya
Pengusaha Protes Pembatasan Impor Ancam Industri Ritel di Indonesia
Pengusaha Protes Pembatasan Impor Ancam Industri Ritel di Indonesia

Pemerintah berencana melakukan pembatasan barang impor.

Baca Selengkapnya