Pedagang Mengeluh Harga Cabai di Solo Terjun Bebas

Selasa, 12 Februari 2019 20:23 Reporter : Arie Sunaryo
Pedagang Mengeluh Harga Cabai di Solo Terjun Bebas Harga Cabai. ©2018 Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Panen raya cabai di sejumlah wilayah, membuat harga komoditas tersebut terjun bebas. Di Pasar Legi Solo, cabai rawit merah dijual kepada pengecer seharga Rp 10.000 per kilogram, cabai rawit hijau Rp 10.500 per kilogram dan rawit putih sebesar Rp 9.000 per kilogram.

Padahal sebelumnya, harga ketiga jenis cabai tersebut minimal 2 hingga 3 kali lipat dari saat ini. Harga cabai sempat menyentuh angka Rp 20.000 - 30.000 per kilogram. Sejumlah pedagang mengatakan, anjloknya harga cabai terjadi sejak sebulan terakhir.

Para pedagang menyampaikan, turunnya harga cabai diakibatkan pasokan barang yang berlimpah. Apalagi sejumlah wilayah di Jawa Timur, yakni Banyuwangi, Jember, Madura dan lainnya sudah memasuki panen raya.

"Sudah sebulan ini harga cabai turun. Penyebabnya banyak petani yang panen raya. Sehingga pasokan melimpahnya," ujar salah seorang distributor cabai di Pasar Legi Solo, Ahmad (50), Selasa (12/2).

Selain pasokan melimpah, kualitas cabai yang ada saat ini juga kurang bagus. Mengingat kondisi cuaca yang kurang baik, yang membuat kadar air cabai terlalu tinggi.

Pedagang lainnya, Sri Lestari (45) menyampaikan hal yang sama. Turunnya harga jual cabai sudah terjadi sejak sebulan terakhir. Jika sebelumnya sempat menyentuh angka Rp 20.000 - 30.000 per kilogram, sekarang anjlok di angka Rp 10.000 per kilogram. Sementara untuk cabai rawit merah dijual Rp 12.000 per kilogram, cabai keriting merah Rp 10.000 per kilogram dan merah besar Rp 8.000 per kilogram.

"Harga cabai rawit putih kita hanya jual Rp 10 ribu per kilogram. Kalau lebih mahal nggak laku mas," keluhnya.

Anjloknya harga berdampak pada penjualan. "Saya rugi mas, saat harga anjloknya seperti sekarang ini, banyak pedagang pengecer yang mulai ikut memanfaatkan," katanya.

Menurut dia, karena pedagang pengecer tambah banyak, dampaknya penjualan yang ia lakukan ikut sepi. Jika sebelumnya sehari mampu menjual Rp 5 kwintal sekarang hanya 3 kwintal saja. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini