Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Patuhi arahan Jokowi, BNI fokus salurkan KUR tahun ini

Patuhi arahan Jokowi, BNI fokus salurkan KUR tahun ini panen padi. shutterstock

Merdeka.com - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menyatakan tahun ini akan fokus dalam penyaluran kredit untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Fokus pada Kredit Usaha Rakyat (KUR) dimaksudkan agar dapat mendorong produktifitas terlebih di sektor perkebunan, pertanian dan perikanan.

"Kita fokuskan pertumbuhan UMKM merata di seluruh daerah. Kemarin pada saat pembukaan ELP Presiden meminta kredit UMKM tersebut juga tidak hanya terfokus di beberapa kota besar saja, melainkan merata ke kota kecil lainnya," jelas Wakil Direktur Utama BNI Suprajarto, Jakarta, Kamis (26/1).

Salah satu cara dalam menggenjot KUR ialah dengan mengincar layanan kredit untuk para tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. Saat melakukan kunjungan ke Hongkong, menurutnya, banyak pertanyaan dari TKI terkait kredit UKM ini.

"Mereka banyak menanyakan boleh tidak kredit untuk beli sawah. Satu hal belum ditangkap oleh perbankan di Indonesia dan ini yang kita akan fokus kesana. Bukan hanya TKI ternyata pekerja Indonesia di luar negeri termasuk diantaranya menanyakan pendanaan KPR dan lain sebagainya," tutupnya.

Sebelumnya, Deputi Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Perekonomian, Iskandar Simorangkir, mengatakan pemerintah telah memutuskan untuk menaikkan target penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di 2017 menjadi Rp 110 triliun. Angka ini meningkat dari target 2016 sebesar Rp 100 triliun.

"Kami menginformasikan bahwa terjadi peningkatan target KUR untuk tahun 2017, yang tahun lalu sebesar Rp 100 triliun sekarang menjadi Rp 110 triliun," kata Iskandar di Kantornya, Jakarta.

Nantinya, penyaluran ini akan diprioritaskan untuk sektor produksi. Di mana, 40 persen penyaluran KUR diutamakan untuk sektor di luar perdagangan. Sebab, di 2016, penyaluran KUR di sektor produksi hanya 17 persen dan di sektor perdagangan mencapai 66 persen.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP