Pantauan Kemenhub, Belum Ada Tiket Pesawat Tahun Baru Dijual di Atas Tarif Batas

Sabtu, 29 Desember 2018 13:30 Reporter : Merdeka
Pantauan Kemenhub, Belum Ada Tiket Pesawat Tahun Baru Dijual di Atas Tarif Batas Tiket pesawat. ©theprahasto.files.wordpress.com

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus memantau penjualan harga tiket maskapai saat menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2019. Pada saat libur akhir tahun baik Natal dan Tahun Baru, biasanya maskapai memberlakukan tarif berbeda dibandingkan pada hari hari biasa.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Polana B Pramesti mengakui, hal tersebut wajar dilakukan sesuai dengan banyaknya permintaan perjalanan.

"Pemerintah mengawasi besaran harga tiket yang dijual oleh maskapai dan dipastikan hingga saat ini tidak ada maskapai yang menjual harga tiket di atas tarif batas atas yang telah ditetapkan pemerintah," ujar Polana, Sabtu (29/12).

Polana menjelaskan, pengaturan tarif tersebut berlaku bagi penumpang pesawat yang membeli tiket kelas ekonomi untuk pesawat dengan rute berjadwal yang beroperasi di wilayah domestik Indonesia. Bagi maskapai yang melanggar, akan dikenakan sanksi.

"Apabila ada maskapai yang melanggar ketentuan tersebut maka kami akan menindak sesuai ketentuan, mulai dari peringatan, pengurangan frekuensi, penundaan pemberian izin rute, denda administratif dan pembekuan rute penerbangan," tutur Polana.

Kemenhub mengharapkan penetapan tarif oleh maskapai disesuaikan dengan kemampuan daya beli masyarakat dan tetap memperhatikan kelangsungan usaha. Polana juga menegaskan tarif angkutan udara tidak berbanding lurus dengan keselamatan.

"Core business dalam industri transportasi udara adalah keselamatan. Standard keselamatan tidak terpengaruh oleh tinggi atau rendahnya tiket yang dibayar penumpang. Kelas ekonomi ataupun bisnis semuanya harus memenuhi standard keselamatan," kata Polana tentang kaitan harga tiket dengan standard keselamatan.

Yang diterima berbeda oleh penumpang dengan kategori kelompok pelayanan yang berbeda sebagai contoh: jenis makanan, hiburan dalam penerbangan, majalah dan koran atau bahan bacaan lainnya dan lain sebagainya.

Polana mengatakan, maskapai dalam memberlakukan tarif, wajib mematuhi ketentuan yang ada. "Semua maskapai penerbangan menjual tiket baik di hari biasa maupun pada peak season seperti Lebaran, Natal dan Tahun baru wajib mengikuti aturan yang berlaku, yakni PM nomor 14 tahun 2016 terkait besaran tarif batas atas dan batas bawah," tegas Polana.

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini