OJK sebut penurunan 7-days repo rate bisa dorong pertumbuhan kredit perbankan

Rabu, 27 September 2017 19:14 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
OJK sebut penurunan 7-days repo rate bisa dorong pertumbuhan kredit perbankan Ketua OJK Wimboh Santoso. ©2017 merdeka.com/idris

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimis suku bunga kredit akan terus turun. Menyusul telah dilakukannya penurunan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate ke level 4,25 persen dari sebelumnya 4,50 persen.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengatakan, penurunan suku bunga Bank Indonesia (BI) menjadi intervensi untuk suku bunga kredit. Dengan BI rate yang sudah turun dua kali dan sekarang sebesar 4,25 persen, ini diikuti penurunan suku bunga deposito satu bulan 6,68 persen atau turun 23 bps dibandingkan September 2016 sebesar 6,45 persen.

"Jadi ini dari tabungan deposito sudah menurun," ujar Wimboh dalam rapat bersama Komisi XI DPR, di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (27/9).

Saat ini, lanjutnya, suku bunga kredit juga mengalami penurunan dengan rata-rata sekarang sebesar 11,8 persen atau turun 23 bps dibandingan periode yang sama di 2016. "Waktu itu rata-rata 12,06 persen, sehingga indikasi bagus suku bunga gradual sudah mulai menurun dan mudah-mudahan penurunan suku bunga direspon pertumbuhan kredit sampai akhir tahun maupun 2018,"ujar Wimboh.

Wimboh menilai, penurunan suku bunga seven day repo rate ini akan mendorong penberian kredit perbankan. Sebab, para perbankan yang menyimpan uang di Bank Indonesia mendapatkan bunga yang rendah.

"Ini tanda bahwa supaya di pemberian kredit didorong lebih cepat lagi," pungkasnya. [sau]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini