Neraca Perdagangan Surplus, Kurs Rupiah Ditutup Menguat ke Rp14.242 per USD

Rabu, 15 September 2021 15:53 Reporter : Anggun P. Situmorang
Neraca Perdagangan Surplus, Kurs Rupiah Ditutup Menguat ke Rp14.242 per USD Rupiah. ©2018 Merdeka.com/Azzura Zurae

Merdeka.com - Nilai tukar atau kurs Rupiah ditutup menguat tipis 5 poin ke level Rp14.242 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp14.247 per USD. Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang Rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat tipis direntang Rp14.230 hingga Rp14.270 per USD.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim mengatakan, pergerakan nilai tukar dipengaruhi oleh pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS) terkait neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2021 mengalami surplus. Surplus terjadi karena nilai ekspor lebih tinggi dibanding impor.

"BPS mencatat neraca dagang dalam negeri mengalami surplus USD4,74 miliar secara bulanan pada Agustus 2021. Realisasi itu lebih tinggi dari surplus USD2,59 miliar pada Juli 2021 dan surplus USD2,33 miliar pada Agustus 2021," ujar Ibrahim dalam riset harian, Jakarta, Rabu (15/9).

Selain itu, Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia pada Juli 2021 sebesar USD 415,7 miliar atau setara dengan Rp 5.902 triliun (asumsi kurs Rp 14.200) tumbuh 1,7 persen dari tahun sebelumnya (yoy), dan tumbuh 2 persen dari bulan sebelumnya.

Hal tersebut disebabkan oleh perlambatan ULN pemerintah. Dari data BI posisi ULN pemerintah bulan Juli 2021 mencapai USD 205,9 miliar atau sekitar Rp 2.923 triliun tumbuh 3,5 persen angka ini melambat dibandingkan pertumbuhan Juni 2021 sebesar 4,3 persen.

"Di samping itu, penurunan posisi Surat Berharga Negara (SBN) domestik dan pembayaran neto pinjaman bilateral, di tengah penarikan pinjaman luar negeri untuk mendukung penanganan dampak pandemi Covid-19," kata Ibrahim. [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini