Nasabah Sayangkan Gangguan Sistem Bank Mandiri

Sabtu, 20 Juli 2019 14:17 Reporter : Saud Rosadi
Nasabah Sayangkan Gangguan Sistem Bank Mandiri ATM bank mandiri DPR. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Dana nasabah Bank Mandiri di Samarinda dan Balikpapan, Kalimantan Timur, turut mendadak raib sejak pagi tadi, Sabtu (20/7). Ratusan nasabah mendatangi kantor cabang Mandiri terdekat, mempertanyakan raibnya dana mereka hingga ratusan juta.

Di Samarinda, nasabah ramai-ramai mendatangi kantor cabang Mandiri Mulawarman di Jalan Mulawarman. Sementara di Balikpapan, mendatangi kantor Cabang Mandiri Gunung Sari. Kedua cabang itu, memang beroperasi di hari Sabtu.

Umumnya keluhan nasabah komplain dengan raibnya dana mereka, di bank pelat merah itu. Di samping itu, mereka membawa KTP dan buku tabungan, untuk mengecek saldo dan mencetak rekening koran. Baik di teller maupun Customer Service, di Bank Mandiri Mulawarman yang juga dijaga kepolisian.

"Saya pagi tadi jam 10 mau transfer. Pas saya cek saldo di ATM, lah kok berkurang Rp30 jutaan, tersisa Rp9 juta. Pastinya saya panik," kata Lini (41), seorang ibu warga Jalan AM Sangaji Samarinda, ditemui merdeka.com di Kantor Cabang Mandiri Mulawarman, Sabtu (20/7).

Lini menerangkan, bersama Suaminya, dia mendatangi kantor Cabang Mandiri Mulawarman. "Saya mau tanya, kenapa, ada apa saldo saya berkurang sedemikian besar. Padahal tidak ada transaksi apapun," ujar Lini.

"Tidak ada pemberitahuan apapun, notifikasi apapun. Apakah ada transaksi di luar saya ketahui, atau ada maintenance sistem. Sekelas Bank Mandiri, disayangkan kalau tidak ada pemberitahuan seperti ini. Meskipun itu kalau benar maintenance, paling tidak ada notifikasi SMS kepada nasabah," ungkap Lini.

Nasabah Bank Mandiri di kota Balikpapan, Octavianto juga mengalami hal serupa. "Saya cek saldo jam 7 pagi tadi, saldo nol bahkan minus. Padahal, saya tidak ada transaksi apapun. Sempat dikatakan pihak bank, akan menyelidiki," kata Octavianto.

Bank Mandiri dalam penjelasannya yang diterima media, membenarkan kejadian itu. Penyebabnya, adanya maintenance pada sistem yang berdampak pada nominal saldo nasabah.

"Dalam proses pemeliharaan dan peningkatan kualitas sistem IT tersebut, berdampak pada berubahnya nilai saldo sebagian nasabah. Bank Mandiri saat ini sedang melakukan normalisasi saldo rekening yang terdampak pemeliharaan sistem IT tersebut," kata Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas, dalam keterangan tertulisnya kepada media. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini