Minyak Goreng Rp14.000 Sulit Ditemukan di Minimarket

Rabu, 19 Januari 2022 14:26 Reporter : Anggun P. Situmorang
Minyak Goreng Rp14.000 Sulit Ditemukan di Minimarket Minyak goreng. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Pemerintah baru saja mengumumkan harga minyak goreng Rp14.000 per liter berlaku di semua ritel. Namun, kini minyak goreng murah ini sulit ditemukan di beberapa toko ritel dan minimarket.

Salah satu minimarket di kawasan Margahayu, Bekasi, Jawa Barat contohnya. Stok minyak di minimarket ini ludes sejak pagi hari. Masyarakat yang mengetahui ada minyak murah, berlomba membeli.

"Sudah habis sejak pagi mba. Tadi pagi ada kok, banyak," kata seorang kasir kepada merdeka.com, Rabu (19/1).

Rak tempat minyak goreng memang terlihat ada banderol harga minyak kemasan sebesar Rp14.000 per liter. Begitu juga untuk kemasan 2 liter dibanderol Rp28.000 per 2 liter.

Bukan hanya di satu minimarket, minyak goreng subsidi pemerintah juga sulit ditemukan di minimarket lain dengan jenis nama toko yang berbeda. Perbedaannya, pegawai toko menyebut stok belum sampai.

"Stok belum ada yang baru. Kita masih menunggu," kata pegawai bernama Ryan.

Sementara itu, toko ritel grosiran di kawasan Bekasi Timur menjual minyak masih di atas harga acuan pemerintah. Alasannya, stok minyak goreng yang baru belum masuk sehingga masih menggunakan harga yang lama.

"Minyak goreng 1 liter Rp19.000, belum turun, belum belanja lagi kita. Bisa tekor kalau tiba-tiba dijual Rp14.000 seliter, modal nggak balik," kata pemilik toko.

Baca juga:
Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga Rp14.000 Dimulai Besok
Pemerintah Berencana Lakukan Pelarangan Terbatas Ekspor CPO
Jokowi Pertanyakan Harga Minyak Goreng Masih Tinggi di Bandung
Stok Tipis, Dirut ID Food Rayu PTPN III Kerja Sama Salurkan Minyak Goreng
Warga Antre Operasi Pasar Minyak Goreng Murah di Johan Baru
Menko Perekonomian Targetkan Rabu Harga Minyak Goreng Rp14 Ribu per Liter

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini