Menteri Susi Sebut Tol Laut Belum Efektif Buat Harga Ikan jadi Murah

Rabu, 9 Oktober 2019 14:49 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Menteri Susi Sebut Tol Laut Belum Efektif Buat Harga Ikan jadi Murah Menteri Susi Pudjiastuti. Fikri Faqih©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya agar harga ikan menjadi murah. Namun, sejauh ini, rantai distribusi masih menjadi tantangan.

"Distribusi yang menjadi PR kita," kata dia di Gedung Mina Bahari IV, Jakarta, Rabu (9/10).

Dia mengakui bahwa keberadaan tol laut belum terlalu efektif dalam distribusi ikan dari sentra-sentra produksi menuju konsumen. Terkait hal ini, pihaknya akan berdiskusi dengan Kementerian Perhubungan.

"Yang banyak penduduk kan Jawa yang perlu ikan banyak kan Jawa. Tapi penangkapan rata-rata di Timur Indonesia, barat Indonesia. Persoalannya kadang tol laut masih kurang banyak, kurang efektif, karena frekuensi masih sangat jarang," jelas dia.

Dia menjelaskan, sebenarnya harga ikan di sentra produksi sudah murah. Harga jual pada konsumen menjadi mahal karena mahalnya biaya logistik distribusi ikan.

"Jadi ini PR kita supaya harga ikan tongkol yang cuma Rp15.000- Rp20.000 di Talaud sana bisa sampai Jakarta Rp25.000 kalau angkutannya murah. Itu PR. Kalau dari sisi harga di sentra sudah murah sekali, tapi kita di distribusi yang masih jadi kendala," ungkapnya.

Jika masalah logistik dapat diperbaiki dan proses distribusi ikan menjadi mudah, cepat, dan murah, maka harga ikan di tingkat konsumen tidak akan berbeda jauh dengan harga di sentra produksi ikan.

"Kita akan duduk bersama Perhubungan mengkaji bagaimana kita mengupayakan logistiknya bisa cepat, bisa murah, bisa frekuensinya tinggi. Tantangan kita di transportasi dan warehouse-nya. Kalau dua ini bisa kita selesaikan ya harga ikan di Jawa mestinya bedanya 20 persen sama di daerah," tandasnya. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini