Menteri Basuki akan panggil Waskita Karya soal peristiwa Tol Paspro

Senin, 30 Oktober 2017 14:32 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Menteri Basuki akan panggil Waskita Karya soal peristiwa Tol Paspro Basuki Hadimuljono. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku akan memanggil Waskita Karya terkait peristiwa proyek ambruknya Tol Pasuruan- Probolinggo (Paspro). Meski begitu, Menteri Basuki enggan mengungkapkan kapan pihak Waskita dipanggil.

"Pasti nanti (dipanggil). Lihat timnya dulu (Dipanggil kapan)," ujar Menteri Basuki, di kantornya, Jakarta, Senin (30/10).

Dia melanjutkan, secara teknis pihaknya telah melakukan pengecekan terkait desain, metode kerja dan tahapan kerja terhadap proyek tersebut. Namun, untuk unsur pidana atau pelanggarannya tengah diselidiki oleh kepolisian.

Proyek ini merupakan investasi dan kontraktornya hanya satu yakni Waskita Karya. Menurutnya, kejadian tersebut bukan yang pertama yang dibangun oleh Waskita.

"Hampir dua kali berturut-turut di Bocimi (Tol Bogor-Ciawi) kemarin. Makanya langsung kita turunkan tim kemarin ada apa ini. Dua-duanya kontraktornya Waskita," jelasnya.

Menteri Basuki menambahkan, akan menunggu hasil penyelidikan polisi untuk mengetahui pelanggaran dari peristiwa tersebut.

Untuk diketahui, peristiwa tersebut mengakibatkan korban jiwa 1 orang karyawan Waskita meninggal dan dua orang dirawat di rumah sakit.

Jalan tol Pasuruan-Probolinggo sepanjang 31,3 km merupakan bagian dari jalan tol Trans Jawa. Pemegang hak konsesi ruas tol ini adalah PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol selaku badan usaha jalan tol (BUJT) yang kepemilikannya 100 persen oleh PT Waskita Toll Road.

Kontraktor adalah PT Waskita Karya, konsultan supervisi adalah PT Virama Karya dan Konsultan PMI PT Monoheksa. [sau]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini