Mentan Amran Beri Sinyal Kartu Tani Bisa Dimanfaatkan untuk KUR dan Pembelian Benih
Merdeka.com - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman berkomitmen akan terus melanjutkan program Kartu Tani. Dia berharap, program ini bisa memudahkan petani di saat Indonesia menyongsong era industri 4.0 atau revolusi industri ke-4.
"Dengan adanya Kartu Tani, nanti pengadaannya bisa cepat, bisa gabung juga dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR), bisa subsidi pupuk juga. Jadi, ini tepat sasaran agar efesien dan efektif," ucap Amran usai menghadiri rapat koordinasi di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (23/8).
Nantinya, fungsi KUR bisa digunakan untuk petani yang ingin membeli lahan secara kredit. Sistemnya pun nanti dengan 'yarnen' atau bayar panen.
"Bayangkan nanti kalo KUR, katakanlah dia (petani) butuh kredit untuk tanah sekitar satu hektar yang sudah kita hitung sekitar Rp 15 juta. Itu bisa langsung masuk. Bayar nanti dengan sistem yarnen dengan Kartu Tani," jawabnya.
Amran bahkan memberi sinyal bahwa Kartu Tani juga bisa dipakai untuk membeli bahan benih. Jadi, semua transaksi bisa dilakukan di dalam satu kartu tersebut. Namun, untuk saat ini Kartu Tani baru dirancang hanya untuk pupuk saja.
"Yang terpenting bagaimana distribusi pupuk ini tepat sasaran, tepat waktu, efisien, dan bisa pinjam (KUR)," jawabnya.
Untuk Kartu Tani ini, dia akan membentuk tim karena program ini harus terus berjalan. Tim ini nantinya akan menjalankan fungsinya untuk melihat permasalahan dan mencari solusi dari Kartu Tani. Tim akan dibentuk dari lintas kementerian, yaitu Kementan, Kemendag, BUMN, Bank Himpunan Milik Negara (Himbara) dan yang menjadi leading sektor adalah Kemenko.
Reporter Magang: Rhandana Kamilia (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya