Menperin Agus Minta Industri Otomotif Penuhi Hak Pekerja, Termasuk soal THR

Jumat, 10 April 2020 18:33 Reporter : Idris Rusadi Putra
Menperin Agus Minta Industri Otomotif Penuhi Hak Pekerja, Termasuk soal THR Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita. ©2020 Liputan6.com/Tira Santia

Merdeka.com - Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita meminta industri otomotif memenuhi hak pekerja mereka yang terdampak wabah virus Corona baru atau Covid-19. Diakuinya, industri otomotif menjadi salah satu sektor yang terdampak cukup besar akibat pandemi corona dan berantai efeknya mulai dari industri komponen sampai pada tenaga kerjanya.

"Oleh karena itu, kami mengimbau kepada pelaku industri otomotif tersebut dapat memastikan bahwa hak-hak pekerjanya bisa terpenuhi, seperti Tunjangan Hari Raya (THR) yang diharapkan dapat dibayar tepat waktu," jelas Menperin dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Jumat (10/4).

Pihaknya juga mendorong pelaku industri otomotif agar tetap memenuhi hak-hak pekerjanya yang sementara waktu dirumahkan akibat beberapa pabrik berhenti operasi atau menurunkan produksinya.

Kementerian Perindustrian dan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) akan terus berkoordinasi untuk dapat mencegah terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di industri tersebut.

"Kami bersama Gaikindo akan berupaya semaksimal mungkin untuk berupaya membantu industri otomotif dalam jangka pendek ini untuk mencegah terjadinya PHK," ujar Menperin.

Bahkan, Kemenperin berkomitmen mencegah potensi dampak buruk yang ditimbulkan oleh Covid-19 terhadap industri otomotif sehingga nantinya sektor ini dapat bertahan dan kembali berkontribusi terhadap sektor ekonomi dan industri nasional.

1 dari 1 halaman

Stimulus Industri Otomotif

otomotif rev1

Dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020, terdapat tambahan anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp405,1 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp150 triliun akan digunakan untuk membantu pemulihan sektor industri termasuk industri otomotif.

"Perppu ini akan sangat membantu sektor industri, termasuk industri otomotif sehingga mereka dapat melakukan pemulihan dengan cepat menuju kondisi yang normal," kata Menperin.

Kemenperin juga sudah mengusulkan berbagai stimulus tambahan untuk menggairahkan sektor industri, termasuk industri otomotif. Inisiatif ini sedang dikoordinasikan bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, serta pelaku industri.

"Terdapat berbagai stimulus yang sedang kami diskusikan sehingga diharapkan dapat membantu sektor industri termasuk otomotif untuk dapat bertahan pada kondisi yang sulit ini," tuturnya.

Menperin pun meminta kepada pelaku industri agar dapat segera memberikan masukan mengenai stimulus yang diperlukan sehingga dapat bermanfaat dan membantu sektor industri, termasuk industri otomotif supaya bisa bertahan dan berproduksi di tengah pandemi Covid-19 serta menyampaikan usulan konsep economic recovery pasca-Covid-19.

Sementara itu Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap industri otomotif, yang saat ini sangat terdampak wabah Covid-19. "Kami berharap perhatian dan bantuan-bantuan lainnya dapat mendorong sektor industri agar dapat segera bangkit dan menjadi pemain utama serta tuan rumah di negeri sendiri," ujarnya. [idr]

Baca juga:
Begini Cara Industri Ajukan Izin Operasi saat PSBB
Industri Logam Hingga Elektronika Terdampak Corona, Ada yang Rumahkan Pegawai
Di Tengah Pandemi Virus Corona, Indonesia Tetap Bisa Ekspor Baja ke Amerika Serikat
Kemenperin: 36 Industri Dalam Negeri Mampu Produksi 18 Juta APD per Bulan
Kemenperin Terbitkan Surat Edaran Pedoman Operasional Pabrik Saat PSBB
Kemenperin Realokasi Anggaran Rp113 Miliar Bantu IKM Hadapi Covid-19

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini