Menko Darmin soal kemiskinan: Makin lama makin susah menurunkannya

Senin, 17 Juli 2017 18:24 Reporter : Anggun P. Situmorang
Pengemis. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2017 mencapai 27,77 juta orang. Angka tersebut meningkat 6.900 orang dibandingkan dengan kondisi September 2016.

Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, mengakui pemerintah masih sulit menurunkan tingkat kemiskinan di Indonesia. Sebab, kebijakan pemerataan ekonomi yang dicanangkan oleh pemerintah belum berjalan maksimal.

"Memang makin lama makin susah itu menurunkannya karena orang miskinnya tidak seperti dulu kan. Satu, itu kalau turun ke bawah 10 persen, sudah kita tidak mudah turunkan. Tapi ya memang kebijakan pemerataan harus bisa kita push," ujar Menko Darmin di Kantornya, Jakarta, Senin (17/7).

Menko Darmin mengatakan, saat ini pemerintah tengah mempercepat realisasi kebijakan pemerataan ekonomi. Hal tersebut akan terus didorong agar mampu menekan tingkat kemiskinan di Indonesia.

"Nah itu (kebijakan pemerataan ekonomi) kan belum jalan, masih sedikit. Tapi bulan bulan Agustus ini akan mulai kita percepat," jelas Menko Darmin.

Menko Darmin menambahkan apabila kebijakan pemerataan ekonomi saat ini tidak mampu menekan angka tersebut, pemerintah akan memikirkan kebijakan-kebijakan tambahan lain.

"Kalau jalan terus ya, gini diperlukannya kebijakan-kebijakan tambahan untuk menurunkan tingkat kemiskinan. Memperbaiki pemerataan apa saja itu. Sebenarnya kalau rumusannya kita sudah buat. Kebijakan pemerataan ekonomi itu, tapi pelaksanaannya memang soal lahan macam-macam itu masih butuh waktu," pungkasnya.

[bim]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.