Menhub Budi Ingin Bandara Kertajati Layani Umrah Masyarakat Jawa Barat
Merdeka.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana akan mengalihkan penerbangan umrah dari Bandara Soekarno Hatta menuju ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau Kertajati. Ini dilakukan mengingat aktivitas penerbangan di Soekarno Hatta sendiri sudah semakin padat.
"Ada satu inisiatif yang sudah saya sampaikan kepada Dirjen untuk penerbangan umrah dari Jakarta, tapi kartu tanda penduduknya dari Bandung, dari Jawa Barat, bagian timur, kita bisa seleksi dan mereka diwajibkan untuk tidak terbang di Jakarta tapi lewat BIJB," kata Menhub Budi dalam acara Riung Bareng BIJB, di Jakarta, Selasa (11/12).
Menhub Budi mengakui penerbangan dari Jakarta sendiri sudah semakin penuh. Dalam satu jam saja, kata dia, ada 81 penerbangan. Sehingga membuat para penumpang harus menunggu penerbangan. "Kita berusaha untuk memanage kapasitas agar berangkat dari BIJB," imbuhnya.
Selama ini penerbangan umrah paling banyak justru terjadi di wilayah Jawa Barat. Dengan kapasitas hampir sekitar jutaan orang. Atas pertimbangan itulah, pihaknya menginginkan agar masyarakat yang berdomisili di sekitar Jawa Barat untuk memanfaatkan penerbangan melalui BIJB.
"Jadi ada suatu penerbangan terus kita sisir, di situ ada 10 (orang) dari Cirebon, Indramayu, Majalengka. Nah itu kita kumpulin, sehingga mereka berangkatnya tidak dari jauh ke Soetta, tetapi kertajati," katanya.
Meski demikian, Menhub Budi mengakui rencana ini memang tidak semudah seperti yang dibicarakan. Sebab, kesiapan dari BIJB sendiri juga perlu digalakkan kembali, terutama menambah jumlah penerbangan untuk umrah.
"Ini masih exercise, teknisnya tidak segampang yang saya omongkan. Makanya kita dorong intensif ini bergerak, satu mengurangi tekanan di Jakarta, kedua membuat pasar baru, saya pikir potensial," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka sudah bisa melayani penerbangan umrah tahun ini. Jemaah dari berbagai daerah berangkat pada 13 Oktober 2018 lalu
Tercatat, jemaah yang berangkat berasal dari Purwokerto, Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning). Pihak bandara mengaku sudah menyiapkan segala sesuatu terkait layanan perdana ini
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya