Menhub Budi Akui Transportasi Udara di Riau Terganggu Kabut Asap

Sabtu, 14 September 2019 15:00 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Menhub Budi Akui Transportasi Udara di Riau Terganggu Kabut Asap Budi Karya Sumadi. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Asap yang ditimbulkan karena kebakaran lahan dan hutan di beberapa wilayah Indonesia semakin parah dan mengkhawatirkan. Asap yang menebal kini mulai mengganggu lalu lintas transportasi udara.

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengungkapkan, saat ini daerah yang dianggap berpotensi paling rawan adalah Riau.

"Yang agak serius itu memang di Riau ya. Riau akan kita pantau terus," kata dia saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (14/9).

Saat ini di Riau tidak dapat dilakukan penerbangan di pagi hari. Aktivitas penerbangan baru dapat berjalan mulai pukul 09.00 pagi waktu setempat.

Oleh karena itu dia meminta masyarakat yang akan bepergian untuk mengatur waktu keberangkatan dan kepulangan dengan menyesuaikan laporan kondisi cuaca di sana.

"Penerbangan pagi belum bisa, penerbangan itu baru efektif setelah jam 9. Oleh karenanya memang para penumpang harus memanage dirinya kalau pergi dan datang dari sana itu sebaiknya memang di atas jam 8 jam 9," ujarnya.

Kendati demikian, dia mengatakan hingga saat ini dia belum menerima laporan adanya gangguan serius terhadap transportasi akibat kabut asap. "Sejauh ini kami belum dapat laporan ya," ujarnya.

Dia pun mengaku belum mendapat aduan adanya penerbangan yang terpaksa harus dibatalkan. Penerbangan tetap dilakukan, hanya waktunya yang mengalami perubahan.

"Saya gak tau persis (penerbangan batal), tapi yang sampai delay aja, ada (penerbangan) tapi delay. Tapi delay tuh kan mereka harus atur waktunya ya," tutupnya. [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini