Mengupas Beberapa Sektor Industri yang Bisa Dikuasai Asing

Rabu, 21 November 2018 07:00 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Mengupas Beberapa Sektor Industri yang Bisa Dikuasai Asing Pekerja rokok PT Djarum. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Beberapa waktu lalu, pemerintah merevisi daftar negatif investasi (DNI). Dengan adanya perubahan itu maka Penanaman Modal Asing (PMA) untuk berinvestasi di Indonesia semakin luas pada beberapa bidang usaha baru.

Ada 54 DNI yang rencananya dibebaskan untuk dikelola oleh pihak asing. Pembebasan ini dilakukan karena sektor investasi tersebut kurang diminati di dalam negeri. Namun, baru 28 bidang usaha yang dipastikan keluar dari DNI tahun ini. Berikut beberapa contoh sektor industri 100 persen yang bisa dikuasai asing:

1 dari 4 halaman

Industri Rokok Kretek

rokok kretek. ©2014 merdeka.com/henny rachma sari

Industri rokok kretek salah satu sektor yang masuk ke dalam daftar negatif investasi (DNI). Bidang usaha ini tak lama lagi dapat dikuasai 100 persen oleh pihak asing.

Indonesia menjadi satu-satunya negara yang memproduksi rokok kretek menggunakan tangan pekerjanya, dengan bukan mesin. Campuran kretek dan cengkeh dalam setiap bungkus rokoknya juga menjadi salah satu warisan budaya Indonesia karena aromanya yang khas.

2 dari 4 halaman

Industri Crumb Rubber

buruh wanita di pabrik sharp karawang. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Pemerintah merevisi daftar negatif investasi (DNI) untuk mendorong penanaman modal dalam negeri maupun asing agar berinvestasi. Industri Crumb Rubber salah satu bidang usaha yang masuk DNI.

Bidang usaha ini masuk DNI karena selama tahun 2012-2016 penambahan industri tersebut hanya bertambah satu unit saja, dari 201 perusahaan menjadi 202 perusahaan. "Jadi, relaksasi DNI ini terbuka untuk PMA dan PMDN, kemudian ada yang khusus untuk UMKM dan ada juga yang asing dibatasi. Yang dibuka karena tidak ada investasi dalam tiga tahun terakhir atau investasi tidak signifikan," kata Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto.

3 dari 4 halaman

Pelatihan kerja

Seleksi Nasional Asean Competition Competitor (ASC) 2017 di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja B. ©2017 Merdeka.com

Sektor usaha pelatihan kerja juga bisa dikuasai asing pengelolaannya. Di dalam negeri, minat investasi sektor ini memang kecil.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, banyak manfaat yang didapat ketika asing berinvestasi di Indonesia. Salah satunya peningkatan pengetahuan. "Jadi, kita akan mendapat manfaat dari transfer teknologi, peningkatan pengetahuan dan keahlian tenaga kerja, serta perluasan jaringan usaha," imbuhnya.

4 dari 4 halaman

Industri Rokok Putih

rokok kretek. ©2014 merdeka.com/fikri faqih

Bukan cuma Industri Rokok Kretek, sektor usaha rokok putih juga bisa sepenuhnya dikelola pihak asing. Perlu diakui pangsa pasar industri rokok putih di Indonesia memang sangat kecil, hanya sekitar 6 persen.

[has]
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini