Menengok proyek pembangunan infrastruktur di 3 tahun Jokowi-JK
Merdeka.com - Pemerintahan Jokowi-JK telah genap memasuki usia tiga tahun. Selama masa kepemimpinannya, Jokowi-JK fokus dalam pembangunan infrastruktur untuk menunjang aktivitas perekonomian. Tidak hanya di Pulau Jawa, pembangunan juga digenjot di luar Jawa dan daerah-daerah perbatasan.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) PUPR, Danis Sumadilaga mengungkapkan, tiga tahun terakhir ini setidaknya ada 300 Km jalan tol dan sembilan bendungan yang sudah dibangun. Pembangunan bendungan dan embung akan terus dilanjutkan hingga mencapai target 65 bendungan dan 1.893 embung selesai pada 2019. Selama tiga tahun atau 2015-2017, total bendungan baru baru ada 39 dan 840 embung.
"Kita bangun bendungan dan embung lokasinya di seluruh wilayah Indonesia, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, NTT, NTB, dan Jawa. Sampai 2017 itu akan ada 39 bendungan dikerjakan dengan akhir 2017 ini selesai 9 bendungan. Pada akhir 2019 ada 29 bendungan selesai dan akan ada 36 yang dikerjakan," kata Danis, dalam acara 3 tahun pemerintahan Jokowi-JK, di Kantor Staf Presdien, Istana Negara, Jakarta, Selasa (17/10).
Danis menjelaskan tujuan pemerintah membangunan bendungan dan embung ini adalah untuk konservasi air, air baku dan ada potensi energi. Di mana pembangunan bendungan dan embung bermanfaat untuk melayani irigasi waduk 98.084 hektar dengan kapasitas tampung air 1.031 juta meter kubik.
"Dalam rangka ketahanan pangan, diseluruh Indonesia dibuat irigasi baru 1 juta hektar, air baku dan pengendali daya rusak lainnya di seluruh Indonesia. Bendungan yang sudah ada di Rajui Aceh, Jawa Barat juga ada,"ujarnya.
Selain itu, Danis mengungkapkan hingga saat ini infrastruktur terkait konektivitas yaitu pembangunan jalan sebanyak 2.623 km. Jalan ini kebanyakan dibangun di perbatasan seperti Kalimantan, Papua, NTT hingga Pulau Timor. Kemudian juga ada pembangunan jembatan yang akan dibangun sepanjang 30 ribu meter,
"Khusus mengenai ini jalan perbatasan APBN, lalu dengan jalan tol sampai i akhir 2017 akan ada 568 km jalan tol baru, di mana dari target 2015-2019 1.000 km. Insya Allah sampai akhir 2019 akan tercapai kurang lebih 1.852 km."
Sementara itu, untuk bidang infrastruktur pemukiman, Kementerian PUPR menargetkan peningkatan akses air bersih, sanitasi dan persampahan, dan juga akses perbaikan kawasan permukiman. Saat ini, ada tambahan 16.000 liter per detik air minum, sanitasi dan persampahan dari 12 juta KK menjadi 77 juta KK.
Dalam bidang perumahan, konteks pembangunan rumah MBR di seluruh Indonesia telah mencapai 1 juta rumah setiap tahun. Diperkirakan 2,2 juta rumah yang akan dibangun hingga akhir tahun ini.
"Pembangunan rumah tersebar di Jayapura, Kaltim dan sebagainya."
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya