Mendag Agus Jamin Stok Pangan Menjelang Natal dan Tahun Baru Aman

Jumat, 6 Desember 2019 10:41 Reporter : Arie Sunaryo
Mendag Agus Jamin Stok Pangan Menjelang Natal dan Tahun Baru Aman Mendag dan Wali Kota Solo di pasar Rejosari Solo. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menjamin ketersediaan kebutuhan bahan pokok menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 aman. Demikian juga harga relatif stabil dan di bawah HET (harga eceran tertinggi).

"Saya kesini untuk melihat harga-harga di pasar dan untuk memastikan harga Natal dan Tahun Baru ini stabil. Sekarang stok sembako alhamdulillah cukup, sangat cukup, aman," kata Agus di Pasar Rejosari Jebres, Solo, Jumat (6/12).

Dia menjelaskan, komoditas yang perlu diwaspadai menjelang akhir tahun ini adalah beras, daging serta kebutuhan sehari-hari lainnya. "Yang paling utama otomatis beras dan komoditas lainnya. Daging, yang kebutuhan sehari-hari yang setiap orang akan membelinya untuk bahan pangan," katanya.

Pada kesempatan tersebut Mendag juga sempat melihat dengan dekat timbangan yang digunakan para pedagang daging dan beras. Dia memuji ketepatan timbangan para pedagang.

"Saya lihat juga timbangan-timbangannya, saya sudah cek, sangat baik, dengan ukuran yang akurat. Sehingga masyarakat tidak dirugikan dan penjual juga beruntung," tandasnya.

1 dari 1 halaman

Terjunkan Tim

Agus mengatakan, pihaknya akan menjaga stabilitas harga bahan pokok jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru, salah satunya dengan memastikan kecukupan pasokan. Menurut dia, ada sejumlah bahan pokok yang diwaspadai bakal mengalami kenaikan harga, seperti beras daging, gula, dan minyak goreng.

"Ayam ras, cabai, bawang putih. Jadi kita harus stabilkan kebutuhan bahan pokok yang biasa digunakan untuk hari besar keagamaan," kata Agus, ketika ditemui, di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (13/11).

Hasil pantauan Kemendag, komoditas bawang merah sudah mengalami kenaikan harga. Kemarau panjang yang berbuntut pada kekurangan pasokan menjadi penyebabnya.

"Maka kita waspadai, makanya gunanya untuk penetrasi pasar, kondisi iklim suasana di pasar supaya juga pasokan cukup atau tidak. Apakah nanti ada kenaikan permintaan, bisa kita antisipasi terutama dengan bekerja sama dengan Pemerintah daerah dan pelaku pasar di sana," ujar dia.

Kemendag pun akan mengirimkan tim pemantau ke pasar-pasar. Dengan demikian kondisi pasokan bahan pokok dapat terpantau. "Jadi semua ini kan pasokan kita masih ada kecukupan memang nanti kita antisipasi dengan perubahan iklim. Untuk sementara ini kita masih lihat masih ada kecukupan," tandasnya. [azz]

Baca juga:
BPS Catat Harga Beras Naik di November 2019
Bawang Merah dan Ayam Ras Sumbang Inflasi di November jadi 0,14 Persen
Jelang Natal & Tahun Baru, Anies Minta Masyarakat Pantau Harga Pangan
Jelang Natal dan Tahun Baru 2020, Polri Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil
Jelang Natal dan Tahun Baru, Sejumlah Harga Pangan Mulai Naik

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini