Luhut Optimis Insentif Kendaraan Listrik Bisa Tarik Produsen Asing Buka Pabrik di RI

Senin, 20 Maret 2023 20:17 Reporter : Merdeka
Luhut Optimis Insentif Kendaraan Listrik Bisa Tarik Produsen Asing Buka Pabrik di RI Menko Luhut Panjaitan. ©2020 Istimewa

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan optimis dengan diluncurkannya program insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), bisa menarik produsen kendaraan listrik.

"Kebijakan ini dapat menarik produsen KBLBB untuk membangun pabriknya Indonesia, sehingga terdapat lebih banyak pilihan KBLBB di pasar untuk diberi masyarakat," kata Luhut dalam konferensi pers Peluncuran Kebijakan Bantuan Pemerintah untuk KBLBB, Senin (20/3).

Pelaksanaan program insentif KBLBB akan dilakukan secara bertahap. Dalam prosesnya pun Pemerintah juga bekerja sama dengan berbagai produsen-produsen KBLBB di dalam negeri untuk memastikan pemenuhan KBLBB tercukupi di Indonesia.

Sebagai informasi, bantuan pembelian KBLBB yang diberikan Pemerintah sebesar Rp7 juta per unit untuk pembelian 200.000 unit sepeda motor listrik baru dan Rp7 juta per unit untuk konversi 50.000 unit sepeda motor konvensional berbahan bakar fosil menjadi kendaraan listrik.

Luhut berharap, dengan berbagai kebijakan lainnya transportasi Indonesia bisa bertransformasi menuju arah industri yang lebih hijau, sehingga industri yang terbangun akan memperkuat posisi Indonesia di rantai nilai sumber daya mineral baterai serta kendaraan.

Percepatan program KBLBB ini juga akan memberikan dampak positif bagi terciptanya lapangan kerja sebanyak-banyaknya khususnya di sektor ekosistem industri KBLBB.

Di sisi lain, sebelumnya Pemerintah mengungkapkan, penggunaan KBLBB akan mampu menghemat Rp2,77 juta per tahun, sedangkan pemerintah dapat menghemat Rp32,7 miliar per tahun. Selain itu, memungkinkan penurunan 0,03 juta ton efek gas rumah kaca, peningkatan lapangan kerja.

Dampak positif lainnya, program ini mampu meningkatkan kemandirian energi Indonesia. Lantaran Indonesia merupakan negara yang yang konsumsi BBM-nya tinggi. Dengan demikian, dengan peningkatan adopsi KBLBB ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan RI terhadap bahan bakar fosil.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com [azz]

Baca juga:
Berlaku Hari Ini, Beli Motor Listrik Dapat Subsidi Rp 7 juta
Pemerintah Dorong Pungutan Ekspor Komponen Kendaraan Listrik ke China Turun
Catat, Beli Motor Listrik Bisa Dapat Subsidi Rp7 Juta Mulai Hari Ini
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Diperbanyak Demi RI Nol Emisi Karbon di 2060
Ada Subsidi Konversi 50.000 Motor Listrik, Tapi Jumlah Bengkel Belum Memadai
Benarkah Subsidi Mobil Listrik Hanya untuk Wuling & Hyundai? Begini Penjelasan Luhut

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini