Komisaris Anak Usaha PLN Jamin Pasokan Baru Bara untuk Pembangkit Tetap Lancar

Jumat, 5 Agustus 2022 15:30 Reporter : Merdeka
Komisaris Anak Usaha PLN Jamin Pasokan Baru Bara untuk Pembangkit Tetap Lancar batubara. Merdeka.com

Merdeka.com - Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir menjamin pasokan batu bara kepada PT PLN (Persero) untuk sektor kelistrikan nasional tidak seret.

Sosok yang juga duduk sebagai Komisaris di PT Indonesia Power, anak usaha PLN ini melihat stok batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) masih dalam kondisi baik-baik saja.

"Seingat saya sekarang masih enggak ada kesulitan di bahan baku. Enggak ada kesulitan kita, enggak tersendat, enggak ada masalah sih di kita tuh. Pasokan lancar-lancar saja," kata Iskandar saat dijumpai di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (5/8).

Iskandar menyatakan, harga batu bara di pasar internasional yang sedang melambung tidak sampai membuat suplai di dalam negeri kosong. Meskipun disparitas harga yang ditetapkan pemerintah dengan yang ada di pasar luar negeri semakin jomplang.

Sebagai gambaran, harga batu bara di pasar Ice Newcastle pada Selasa (2/8) bertengger di USD 388 per ton. Sedangkan harga batu bara untuk kelistrikan dipatok sebesar USD 70 per ton.

"Itu banyak, wong stoknya ternyata banyak. Rupanya akibat kenaikan harga ini, penambang tuh berbondong-bondong nambang batu bara. Jadi stok tuh tetap terjaga," ujar Iskandar.

2 dari 2 halaman

Pemenuhan Pasokan Dalam Negeri

Menurut dia, langkah terpenting yang harus dijaga pemerintah adalah menerapkan kebijakan soal kewajiban pemenuhan pasokan dalam negeri, atau domestic market obligation (DMO). Sehingga pihak produsen tetap menjaga pasokan untuk PLN tanpa perlu menunggu terbentuknya badan layanan umum atau BLU batu bara.

"Sebenarnya tinggal menerapkan DMO aja sih, sederhana saja. Kan udah ada domestic market obligation aturan kita. Tinggal dieksekusi, enggak usah lain-lain, sehingga fokus," ungkap dia.

"Jadi mereka (pengusaha batu bara) memang masih menarik untung juga jual dengan harga DMO. Orang paling harga pokoknya USD 20-25 (per ton)," tandas Iskandar.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]

Baca juga:
Ancam Setop Ekspor, Menteri Arifin Minta Pengusaha Pasok Batubara ke PLN
Kemenkeu-Kementerian ESDM Fokus Kejar PNBP Batubara Lewat Joint Analysis
Harga Batubara Naik di Agustus 2022 Dipicu Ketidakpastian Pasokan Gas Eropa
Laba Hasnur Internasional Naik 178 Persen Jadi Rp45 Miliar, Ini Faktor Pemicunya
Limbah Batu Bara 'Disulap' Jadi Batako Hingga Paving Blok
Penggunaan Batu Bara Diprediksi Terus Meningkat, RMK Energy Incar Pendapatan Rp2,48 T

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini