KNKT Akui Pilot Sempat Berteriak Panik Sebelum Lion Air JT610 Jatuh

Kamis, 21 Maret 2019 18:11 Reporter : Wilfridus Setu Embu
KNKT Akui Pilot Sempat Berteriak Panik Sebelum Lion Air JT610 Jatuh KNKT Bicara Soal Isi CVR Lion Air JT 610. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Kepala Subkomite Kecelakaan Penerbangan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Nurcahyo Utomo, mengatakan bahwa pilot Lion Air JT 610 sempat mengalami kepanikan sebelum jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat pada Oktober 2018 lalu. Kepanikan terjadi sekitar 20 detik sebelum pesawat nahas tersebut terhempas ke perairan.

"Saya bilang di situ ada kepanikan. Kemungkinan mereka melihat bahwa kondisi pesawat sudah tidak bisa di-recover," kata dia, saat ditemui, di Kantor KNKT, Jakarta (21/3).

"Kira-kira 20 detik terakhir (sebelum pesawat jatuh)," ujar dia.

Meskipun demikian, dia mengaku tidak bisa memberikan informasi lebih detail terkait suasana maupun percakapan dalam kopkit pesawat nahas tersebut. "Karena begitu berisiknya. Saya tidak ikut tim yang milah-milah, ini suara siapa, suara siapa sehingga saya tidak tahu persis siapa saja yang teriak di situ," ujar dia.

Terkait adanya kabar yang beredar bahwa kedua pilot mengecek buku panduan, Nurcahyo mengatakan bahwa hal tersebut adalah hal yang wajar.

"Saya belum bisa melihat atau mendengar secara pasti, tetapi, dalam kondisi seperti itu seharusnya pilot baca buku. Kalau ditulis pilot harus mencari, itu wajar. Mereka harus baca buku," ungkapnya.

"Pilot juga sudah diajari kalau dalam kondisi seperti itu, siapa yang harus baca buku siapa yang harus terbang itu ada prosedurnya," imbuhnya.

Dia menjelaskan beberapa masalah yang terjadi dalam penerbangan, misalnya perbedaan penunjukan kecepatan dan perbedaan penunjukan ketinggian. Untuk mengatasi masalah tersebut, kata dia, pilot harus melihat buku panduan.

"Itu prosedurnya ada kalau ada perbedaan ketinggian maka apa yang harus dilakukan oleh pilot. Itu ada di buku. Mereka harus lakukan prosedur itu. Kalau ada perbedaan kecepatan, apa yang harus dilakukan. Itu ada dibuku. Harusnya mereka membuka, kalau tidak buka malah bahaya," tandasnya.

Sebelumnya, blackbox pesawat Lion Air JT 610 telah ditemukan di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berhasil mengunduh dan membaca data dari black box milik pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.

Dilansir NBC News, sempat terdengar kata takbir dari pilot pesawat Lion Air sebelum jatuh. Pada menit-menit akhir, kapten Bhavye Suneja yang berasal dari India tidak bersuara, sementara first officer (kopilot) asal Indonesia, Harvino, terdengar bertakbir.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini