Kisah Orang Terkaya Asia Bangun Kilang Tembaga Terbesar di India

Minggu, 3 Juli 2022 08:00 Reporter : Merdeka
Kisah Orang Terkaya Asia Bangun Kilang Tembaga Terbesar di India Gautam Adani. ©2021 REUTERS/Amit Dave

Merdeka.com - Perusahaan milik orang terkaya di Asia Gautam Adani, Adani berencana untuk membangun kilang tembaga terbesar di India. Langkah ini diambil sang miliuner sebagai upaya India mengurangi ketergantungannya pada impor logam.

Mengutip laman Forbes, orang kaya India itu mengatakan bahwa anak perusahaan bisnis tembaganya, Kutch Copper telah mengumpulkan dana pinjaman sebesar USD 775 juta atau setara Rp11,5 triliun dari sindikasi bank yang dipimpin oleh State Bank of India.

Dana tersebut akan digunakan untuk mempercepat pembangunan pabrik pemurnian tembaga di negara bagian Gujarat, India barat.

"Kutch Copper bertujuan untuk menciptakan kapasitas produksi tembaga olahan, yang memainkan peran penting dalam memperkuat pergeseran bangsa menuju kendaraan listrik dan energi terbarukan," kata Vinay Prakash, direktur Adani Enterprises.

"Proyek ini memiliki teknologi yang diperlukan dan pekerjaan konstruksi di lokasi berjalan dengan baik dan dijadwalkan untuk memulai produksi pada paruh pertama tahun 2024," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Bisa Proses Satu Juta Ton Tembaga per Tahun

Ketika pembangunannya rampung, pabrik tersebut dapat memproses satu juta ton tembaga per tahun dan membantu mengurangi impor India.

Selain itu, pabrik tersebut juga diyakini akan menjadikan fasilitas tembaga terbesar di Kutch Copper India, menyalip Hindalco Industries milik miliarder India lainnya, Kumar Mangalam Birla, yang saat ini merupakan produsen logam terbesar di negara itu.

Sebagai informasi, Gautam Adani adalah pendiri dan ketua Adani Group, yang memiliki enam perusahaan konglomerat di India, termasuk Adani Enterprises.

Forbes mencatat, Adani dan keluarganya saat ini memiliki kekayaan bersih sebesar USD 99,2 miliar, menempatkannya di urutan keenam di daftar World’s Real-Time Billionaires, tepat di depan Larry Ellison dan Warren Buffet.

[idr]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini