Keuntungan dan Kerugian Pemakaian Kompor Listrik

Senin, 21 Oktober 2019 20:44 Reporter : Siti Nur Azzura
Keuntungan dan Kerugian Pemakaian Kompor Listrik PLN Sosialisasikan Kompor Listrik. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - PT PLN terus melakukan sosialisasi dan cara teknis penggunaan kompor induksi (kompor listrik). Diharapkan secara perlahan masyarakat yang mengetahui sejumlah kelebihan menggunakan kompor induksi, dapat beralih atau memilih kompor induksi dibanding kompor gas.

Salah satunya melalui Embassy Cooking Competition in Indonesia Cuisine di ICE-BSD, Tangerang Selatan yang merupakan rangkaian kegiatan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-34. Juga Friday Innovation Night (FIN) yang diselenggarakan di Yogyakarta, Jawa Tengah.

Menurut Komisioner (Konselor) Malaysia External Trade Development Corporation (Matrade) Har Man Ahmad mendukung penggunaan kompor listrik. Sebab, di Malaysia, masyarakatnya lebih banyak menggunakan kompor listrik dibanding kompor gas.

"Namun menggunakan kompor listrik (induksi) berbeda rasanya dengan apabila menggunakan kompor gas. Kalau menggunakan kompor gas dengan penggunaan kuali, maka saya lebih dapat rasanya. Sebab jika menggunakan kompor listrik, harus lebih waspada, sebab jika agak terlalu lama proses memasaknya, masakan menjadi matang terbakar, sehingga mempengaruhi hasil masakan," kata Har Man melalui keterangan resminya, Senin (21/10).

Tim ekonomi kantor Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, Christopher (Chris) Agass mengemukakan penggunaan kompor induksi lebih ramah lingkungan dibanding penggunaan kompor gas. Namun penggunaan kompor listrik lebih lama waktu memasaknya, dibanding menggunakan kompor gas. Begitu juga dalam hal harga, berbeda jauh dibanding apabila menggunakan kompor gas.

Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan PLN Yogyakarta, Eric Rossi Pryo Nugroho mengatakan, kompor listrik ini bebas polusi, menggunakan nyala api menjadi lebih aman, juga praktis, dan tinggal colok tanpa menggunakan tungku secara khusus, bahkan tidak menggunakan tabung gas.

"Jika kita selama ini menggunakan tabung gas dengan potensi bocor, kemudian kita harus memperhatikan bagaimana kualitas tabung, maka itu tidak terjadi dengan adanya kompor induksi. Penggunaan kompor induksi ini, bisa dikendalikan pada saat kita memasaknya, yakni dengan menggunakan timer (pengatur waktu)," jelasnya.

Jadi dengan menggunakan kompor gas, nyala api bisa dikontrol. Tetapi dengan menggunakan kompor listrik, maka besarnya daya juga dapat dilihat (diatur). Sebab pada kompor listrik tercantum daya dari 160 watt sampai 2 ribu watt, sehingga dapat diatur sesuai kebutuhan. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini