Kereta Api Logistik Target Pendapatan Rp 1,1 Triliun Tahun Ini

Sabtu, 7 September 2019 12:00 Reporter : Merdeka
Kereta Api Logistik Target Pendapatan Rp 1,1 Triliun Tahun Ini Ilustrasi naik kereta api. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Kereta Api Logistik (KALOG) sebagai salah satu anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAImenargetkan pendapatan minimal sebesar Rp 1,1 triliun pada 2019.

Plt Direktur Utama PT Kereta Api Logistik Hendy Helmy mengungkapkan, menginjak usia ke-10 pada hari ini, pihaknya coba memantapkan posisi di industri logistik dengan memetakan beragam peluang dan menyiapkan langkah ekspansif untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Selama satu dekade ini, ia melanjutkan, KALOG telah berupaya memberikan kontribusi bagi kelancaran sistem logistik nasional. Di antaranya melalui konektivitas layanan KA Kontainer hingga ke Pelabuhan Tanjung Priok, Tanjung Perak dan Tanjung Mas, serta kawasan industri Karawang melalui Klari.

Dalam hal kinerja keuangan, ia menyampaikan, KALOG juga telah menunjukan pencapaian yang menggembirakan, yakni dengan meraup peningkatan pendapatan sebesar 27 persen.

"Tahun 2018 KALOG membukukan pendapatan sebesar Rp 928,467 juta, atau meningkat 27 persen dari pendapatan tahun 2017 sebesar Rp 729,551 juta," jelas Hendy saat acara Family Gathering 10th Anniversary PT Kereta Api Logistik di Basketball Hall GBK, Jakarta, Sabtu (7/9).

Dia meneruskan, pihaknya bakal melakukan konsolidasi untuk merubah pola sistem angkutan barang. Bila hal ini sukses dilaksanakan, sambungnya, pendapatan perseroan bahkan bisa melonjak hingga Rp 1,5 triliun.

"Kita sih berharap malah justru dengan perubahan sistem organisasi, kita malah bisa sampai Rp 1,5 triliun. Tapi kita enggak mau terlalu muluk-muluk, karena kita masih dalam proses penjajakan sistem organisasi baru yang nanti quantum leap-nya akan lebih tinggi," tuturnya.

Dalam momentum keberhasilan menjalani 10 tahun perjalanan dan pertumbuhan, KALOG telah menyiapkan langkah ekspansif untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat di industri logistik. Di antaranya melalui peningkatan kapasitas dan kapabilitas, baik dari sisi Infrastruktur, sarana, SDM, proses bisnis, serta inovasi.

"Dalam mempersiapkan pengembangan bisnis, KALOG memastikan bahwa program yang dicanangkan selaras dengan program PT KAI selaku Induk perusahaan serta pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan dalam optimalisasi angkutan barang berbasis kereta api," tandasnya.

Sumber: Liputan6

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana [did]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini