Kenali Ciri-Ciri Investasi Bodong Berkedok Arisan Online

Sabtu, 25 Juni 2022 11:00 Reporter : Sulaeman
Kenali Ciri-Ciri Investasi Bodong Berkedok Arisan Online Ilustrasi menggunakan ponsel. Shutterstock/Aaron Amat

Merdeka.com - Kegiatan arisan sudah melekat dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Khususnya kaum emak-emak baik di wilayah pedesaan maupun perkotaan.

Seiring dengan perkembangan teknologi, kegiatan arisan pun mengalami turut penyesuaian. Saat ini, arisan sudah bisa dilakukan secara online dengan jangkauan yang lebih luas.

Cukup bermodalkan akun sosial media pada telepon pintar, seseorang dapat membuka jasa arisan atau investasi online dengan cara menawarkan jasanya kepada para pengguna sosial media, dengan iming-iming keuntungan yang besar dan instan.

Bagi para pelaku kejahatan, arisan online dimanfaatkan untuk meraup keuntungan sendiri. Pada umumnya, investasi bodong berkedok arisan online ini hanya menawarkan berupa sejumlah uang atau emas dan tidak akan menawarkan berupa produk. Tentunya hal ini untuk mempermudah pelaku membawa kabur uang / emas dari para anggotanya.

Adapun media untuk melakukan aksi kejahatannya biasanya di member komunitas arisan di Facebook atau di aplikasi grup WhatsApp yang saat ini tengah marak.

Lantas bagaimana cara mengenal penipuan investasi bodong berkedok arisan online?

Melansir dari laman bca.co.id, Sabtu (24/6) dan sejumlah sumber setidaknya terdapat empat ciri-ciri investasi bodong berkedok arisan online, yakni:

2 dari 3 halaman

Ciri-Ciri

kenali ciri-ciri investasi bodong berkedok arisan online

1. Biasanya pelaku akan menawarkan jasanya berupa iming-iming imbalan yang bagus seperti keuntungan / bonus / logam mulia yang besar dan instan.

2. Memberikan informasi cara kerja yang mudah bagi calon anggota yang ingin ikut bergabung dengan arisan online, misalnya hanya tinggal mengisi nama dan nomor telepon kepada si admin.

Setelah itu, calon anggota akan diperintahkan untuk mentransfer sejumlah uang yang sudah di tentukan ke rekening pelaku. Dengan begitu, orang-orang terutama kalangan wanita/ibu-ibu akan mudah tergiur dengan tawaran tersebut.

"Setelah banyak orang yang bergabung, dan pelaku sudah meraup keuntungan dengan jumlah yang besar, pelaku akan menghilang begitu saja tanpa pesan," tulis BCA.

3 dari 3 halaman

3. Menggunakan Testimoni dengan Sumber Tidak Dikenal

testimoni dengan sumber tidak dikenal

Modus lainnya, arisan online bodong juga kerap menampilkan testimoni abal-abal untuk menggaet anggota lebih banyak. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tidak mudah tergiur dengan tangkapan layar atau video testimoni dengan sumber tidak jelas.

4. Berbadan Hukum Tidak Jelas

Tawaran arisan online atau investasi bodong biasanya berasal dari lembaga yang tidak berbadan hukum jelas. Misalnya, tidak ada keterangan bahwa lembaga tersebut berupa Perusahaan Terbuka (PT), persekutuan komanditer (CV), firma, yayasan, dan lainnya.

Nah, Jika kamu perhatikan ciri-ciri di atas dengan saksama, sebenarnya mudah bukan untuk membedakan mana investasi yang legal dan mana yang ilegal. Intinya, Anda hanya perlu berhati-hati secara lebih ekstra saat diberikan tawaran investasi dengan keuntungan yang tidak wajar.

Jangan lupa, share informasi ini untuk orang terdekat Anda agar tidak menjadi korban investasi bodong berkedok arisan online.

  [bim]

Baca juga:
Segera Disidang, Indra Kenz Diserahkan ke Kejari Tangsel
Diperiksa Sebagai Saksi Kasus DNA Pro, Ivan Gunawan Hanya Beri Keterangan Tambahan
Kasus DNA Pro Terbaru, Ivan Gunawan Kembali Penuhi Panggilan Bareskrim Sebagai Saksi
Alami Kerugian Rp52 Miliar, Korban Investasi Bodong Obligasi Lapor Bareskrim
Mendag Zulhas Diminta Berantas Investasi Bodong Pialang Berjangka Komoditi, Apa Itu?
Saran untuk Masyarakat agar Tak Terjerat Investasi Bodong
Pelaku Rekayasa Kecelakaan di Bekasi Ternyata Rugi Rp2,8 M Akibat Investasi Bodong

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini