Kemnaker dorong anak muda terjun ke pasar kerja digital
Merdeka.com - Salah satu penyerapan tenaga kerja yang terus meningkat adalah di bidang digital ekonomi. Indonesi telah menetapkan diri sebagai negara digital economy terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020.
Langkah ini dilakukan dengan 1.000 technopreneurs. Pemenuhuhan sumber daya manusia yang handal dibidang digital ekonomi menjadi tantangan Kementerian Tenaga Kerja sebagai upayamenjadikan era digital sebagai sebuah potensi ekonomi nasional.
"Potensi untuk digital ekonomi kita kan sangat besar sekali. Potensi ekonominya maupun potensi bagi tenaga kerjanya,” kata Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri pada acara peluncuran Generasi Bisa beberapa waktu lalu.
Ia menegaskan, berbagai platform harus terus dimaksimalkan terutama potensi generasi muda di bidang digital ekonomi. "Saat ini dunia digital bukan lagi hal yang rumit untuk dipelajari. Dunia digital sudah menjadi kebutuhan dan gaya hidup bagi generasi muda," katanya.
Hanif menegaskan, kondisi saat ini banyak anak muda yang berbakat di bidang digital seperti game, musik, kemudian animasi. Kondisi ini menciptakan lapangan kerja baru yang sangat potensua. "Ini sebenarnya ruang-ruang yang secara ekonomi bisa kita andalkan juga,” ujarnya. (mdk/war)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya