Kementerian Desa PDTT Resmi Rilis Protokol Pelayanan Publik di Era New Normal

Kamis, 2 Juli 2020 15:08 Reporter : Sulaeman
Kementerian Desa PDTT Resmi Rilis Protokol Pelayanan Publik di Era New Normal Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) merilis protokol Pelayanan Publik saat kenormalan baru atau new normal. Protokol ini berlaku di seluruh wilayah pedesaan.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim Iskandar mengatakan, protokol tersebut nantinya tak hanya berfungsi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Namun, turut juga mengubah sikap dan perilaku masyarakat desa.

"Dan InsyaAllah akhirnya perubahan budaya, yaitu budaya hidup bersih, hidup tertib, disiplin dan hidup-hidup baik lainnya yang terus dikembangkan di desa," kata Abdul Halim dalam video conference via Zoom, Selasa (2/7).

Menurutnya, dalam protokol ini terdapat 10 aturan yang harus dilaksanakan pemerintah desa wajib, yakni:

1. Membersihkan tempat pelayanan dengan desinfektan,

2. Menyediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir dan sabun,

3. Menyediakan tempat sampah tertutup,

4. Memasang tanda jarak fisik minimal 1 meter,

5. Menata tempat duduk dengan jarak minimal 1 meter,

6. Memasang pembatas antara petugas dengan pengguna layanan,

8. Menyiapkan relawan pemeriksa suhu dan pengawas penerapan protokol,

h. Menyiapkan daftar hadir,

8. Menerapkan sistem antrean di pintu masuk, dan

10. Mengatur jalur kedatangan dan kepulangan pengguna layanan.

2 dari 2 halaman

Ketentuan Ditaati

rev1

Sementara, ketentuan yang harus ditaati pengguna layanan publik wajib, yakni;

1. Dalam kondisi sehat,
2. Menjaga kebersihan dengan sering mencuci tangan,
3. Selalu menggunakan masker dan hindari menyentuh area wajah,
4. Menjaga jarak fisik minimal 1 meter,
5. Menghindari kontak fisik, seperti bersalaman, berpelukan, bercium pipi dan lain-lain,
6. Saat tiba di rumah segera bersihkan barang bawaan, mandi dan berganti pakaian. [idr]

Baca juga:
Per 29 Juni, Penyaluran BLT Dana Desa Capai 94 Persen
Per 24 Juni, BLT Dana Desa Sudah Tersalur Ke 69.424 Desa dengan Nilai Rp4,3 Triliun
Jaringan Komunikasi Buruk jadi Penyebab Terlambatnya Penyaluran BLT Dana Desa
Mendes Catat 88 Persen Penerima BLT Dana Desa Petani
BLT Dinilai Tak Tepat Sasaran, Ini Tanggapan Mendes Halim

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini