Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemenkeu waspadai kenaikan inflasi seiring peningkatan harga minyak dunia

Kemenkeu waspadai kenaikan inflasi seiring peningkatan harga minyak dunia Kepala Badan Kebijkan Fiskal (BKF) Suahasil Nazara. ©2017 merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara, mengatakan pergerakan harga minyak dunia dapat berdampak pada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang tidak diatur oleh pemerintah. Adapun contoh harga BBM yang tidak diatur pemerintah adalah Pertalite, Pertamax dan Pertamax turbo.

"Misalnya harga BBM yang tidak diatur pemerintah, kalau harga minyak dunia meningkat maka itu punya probabilitas untuk naik," ujar Suahasil di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (20/2).

Suahasil menjelaskan, kenaikan harga BBM yang tidak diatur pemerintah tersebut, kemudian akan berdampak pada inflasi dan kemampuan daya beli masyarakat. "Ini bisa menyumbang ke inflasi dan memengaruhi daya beli masyarakat," jelasnya.

Untuk itu pemerintah akan terus mewaspadai pergerakan harga minyak dunia dan ICP (Indonesia Crude Price). Sebab, sejumlah harga barang bergerak sesuai dengan harga ICP.

"Kita memperhatikan terus seperti apa pergerakan harga minyak dunia karena kalau kita memperhatikan efeknya secara lebih komplit. Kita juga memperhatikan efeknya ke perekonomian. Karena ada sejumlah barang yang harganya bergerak berdasarkan ICP."

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP