Kemenhub wajibkan Lion Air tes kesehatan narkoba seluruh pilot

Kamis, 7 Desember 2017 19:44 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Pramugari Lion Air. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso, memberi perintah kepada Lion Air untuk memperbaiki sistem pengecekan kesehatan mereka usai pilotnya terbukti konsumsi narkoba. Pemerintah telah mewajibkan Lion Air melakukan tes kesehatan seluruh awak pesawatnya.

"Jadi dari dari kasus yang bekali-kali sudah menimpa salah satu airline ini (Lion Air) kami sudah memberikan peringatan keras pada airline tersebut untuk 100 persen diperiksa. Kemarin kan diperiksa berdasarkan yang potensial (dicurigai). Jadi saya sebagai regulator tidak bisa memberikan toleransi lagi," kata Agus, di Jakarta, Kamis (7/12).

Sementara, terkait oknum pilot, Agus mengungkapkan pilot tersebut sudah lama dicurigai mengonsumsi obat-obatan terlarang tersebut dan baru terbukti sekarang. "Begini, di kami itu memiliki balai kesehatan ya. Jadi begitu ada indikasi dari BNN kami berterima kasih karena sampling dia mencurigai adanya narkoba dan sekarang sudah dibuktikan," ujarnya.

"Bahkan pada waktu mereka mencurigai saja kami sudah memberikan sesuatu yaitu preventif bonding terhadap pilot tersebut. Nah dengan itu kemudian akan kita tunggu pemeriksaan yang otentik," lanjutnya.

Agus menegaskan oknum pilot tersebut tidak akan menerima sertifikat berupa keterangan sehat dan bebas narkoba. Artinya, dimanapun dia berada tidak akan pernah diizinkan untuk menerbangkan pesawat. Sebab, salah satu persayaratan untuk pilot menerbangkan pesawat adalah harus memiliki sertifikat tersebut.

[bim]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.