Kemenhub sebut penerapan B20 masih harus ada penyesuaian

Kamis, 13 September 2018 13:06 Reporter : Dwi Aditya Putra
Kemenhub sebut penerapan B20 masih harus ada penyesuaian Peluncuran perluasan penggunaan Biodiesel. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi menyatakan bahwa beberapa asosiasi transportasi telah menyetujui penerapan biodiesel 20 persen (B20). Hanya saja dalam penerapan tersebut ada beberapa penyesuaian khusus bagi kendaraan.

"Kalau saya di bidang perhubungan darat untuk penggunaan B20 dari Aptrindo (Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia) kemudian dari Organda (Organisasi Angkutan Darat) dan APM (Agen Pemegang Merek) itu sudah ada kesepakatannya," kata Budi saat ditemui di Kantor Kementerian Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (13/9).

Budi mengungkapkan, pada intinya Kementerian Perhubungan baik di bidang laut maupun di darat semuanya mendukung penuh dalam penerapan B20 ini. Hanya saja memang ada penyesuaian kembali khususnya pada kendaraan-kendaraan lama.

"Filter harus diperbaiki tengki harus dikuras karena sifat dari fame itu sendiri kan saya kira itu saja," imbuh Budi.

Untuk beberapa kendaraan lama sendiri, tidak ada perubahan sama sekali terkait dengan kebijakan ini. Hanya saja, untuk beberapa kendaraan baru pihak asosiasi meminta membutuhkan pemeliharaan yang lebih cepat untuk penyesuaian penggunaan B20.

"Jadi kalau selama ini dari APM pemeliharaan yang biasanya begitu beli kan ada sampai pergantian filter 20.000 Kilometer (km) per jam diganti menjadi 10.000 per km jadi dipercepat gitu," kata Budi.

"Kemudian nanti pihak APM khusus kendaraan lama itu memberikan membuat semacam SOP apa yang harus diperbaiki. Atau yang mungkin apa yang dilakukan di luar kebiasaan. Karena sifat dari fame itu. Makanya dikatakan tadi kalau kemudian tengki sudah bersih kemudian tidak ada persoalan mangkanya disiapkan, begitu mungkin penggunaan biodiesel ini tengki harus sudah mulai dibersihkan dulu," pungkasnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini