Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemenhub kaji pendanaan reaktivasi jalur kereta Purwokerto-Wonosobo

Kemenhub kaji pendanaan reaktivasi jalur kereta Purwokerto-Wonosobo Jalur Kereta Api. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan tengah menyusun dokumen perencanaan teknis untuk menghidupkan kembali rel kereta api non-aktif yang menghubungkan Purwokerto-Wonosobo. Salah satunya pengkajian soal pendanaan.

"Baru studi. Dokumen perencanannya kita siapkan. Karena kita wajib menyusun itu. Pendanaanya nanti kita lihat, nanti ujung-ujungnya di pendanaan sebenarnya. Kalau sekarang kita studi dulu," ujar Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri, seusai menggelar rapat bersama Komisi V DPR RI, Jakarta, Selasa (18/9).

Jalur kereta api Purwokerto-Wonosobo ini merupakan sebuah rel eksisting peninggalan masa Kolonial Belanda pada 1917. Jalur tersebut sempat digunakan dan dilewati oleh beberapa lokomotif diesel sebelum ditutup pada 1 Agustus 1978.

Kini, hanya jalur dari Stasiun Purwokerto hingga Stasiun Purwokerto saja yang masih aktif digunakan untuk melayani pengangkutan pupuk.

Bila hasil studi meyakinkan, Zulfikri melanjutkan, maka urusan pembiayaan jalur kereta Purwokerto-Wonosobo bisa diajukan dengan menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

"Kalau dia penumpangnya memang cukup prospektif, jumlah kereta dan peminatnya tinggi, tentunya kalau dia komersial bisa kita tawarkan KPBU. Karena sekarang pembiayaan kereta api mau diarahkan ke format-format itu," tutur dia.

Selain Purwokerto-Wonosobo, ia menyampaikan, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub juga kini tengah mengevaluasi kelaikan reaktivasi jalur kereta Yogyakarta-Magelang.

"Sama, itu baru studi. Kesiapan dokumen perencaan dan lain-lain kita persiapkan dulu. Masih berproses, nanti kita akan bahas lagi," pungkas dia.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP