Kemenhub Catat 16 Masalah Lalu Lintas saat Arus Mudik Lebaran 2022

Selasa, 17 Mei 2022 19:19 Reporter : Merdeka
Kemenhub Catat 16 Masalah Lalu Lintas saat Arus Mudik Lebaran 2022 One Way di Tol Cipali-Cikampek. ©2018 Merdeka.com/Bram Salam

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sebanyak 16 permasalahan lalu lintas selama arus mudik Lebaran 2022 lalu. Kendala tersebut terjadi pada arus lalu lintas darat, baik di jalan tol maupun jalan non-tol.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi mengatakan, terdapat dua masalah lalu lintas saat pelaksanaan kebijakan one way di jalan tol.

"Pelaksanaan One Way harus memperhatikan kondisi volume lalu lintas 2 arah. Banyak pemudik yg pindah jalur pada saat oneway," kata Budi dalam sesi teleconference, Selasa (17/5).

Problem berikutnya juga terjadi karena dilakukannya skema lalu lintas guna mengatasi kepadatan saat arus mudik. Seperti, antrean akses keluar masuk jalur contraflow, antrean keluar masuk rest area, kepadatan di rest area.

Antrean juga terjadi saat pembayaran di Gerbang Tol Cikampek Utama (GT Cikatama). Kemudian, adanya kendaraan yang parkir di bahu jalan tol, kendaraan mogok yang menghambat pergerakan lalu lintas, hingga pengguna jalan yang tidak memperhatikan pembatasan kecepatan kendaraan saat pelaksanaan one way.

2 dari 2 halaman

Masalah di Jalan Non Tol

Tak hanya di jalan tol, Budi juga memaparkan 7 masalah lain yang harus dihadapi saat menangani lalu lintas mudik di jalan non-tol.

"Pasar tumpah dan kendaraan barang menjadi hambatan samping serta menurunkan kapasitas jalan nasional," keluhnya.

Selain itu, adanya U turn di jalanan turut mengakibatkan antrean kendaraan. Lalu, banyaknya persimpangan baik yang diatur dengan APIL maupun dengan simpang prioritas, mengakibatkan perlambatan sehingga menyebabkan antrean dan tundaan yang relatif cukup panjang.

Budi juga mengeluhkan banyaknya jalan akses menyebabkan konflik dan penurunan kecepatan pada jalan nasional, dan kendaraan menarik dan menurunkan penumpang di luar terminal.

"Kondisi arus lalu lintas campuran (Kendaraan Bermotor dan Tidak Bermotor) juga bermasalah, dan terakhir kapasitas jalan yang kecil," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

[idr]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini