Kemenag janji evaluasi pegawainya dalam proses izin First Travel

Kamis, 12 Oktober 2017 20:24 Reporter : Anggun P. Situmorang
Muhajarin Yanis. ©2017 Merdeka.com/anggun

Merdeka.com - Kasus penipuan penyelenggaraan perjalanan umroh yang dilakukan oleh PT First Travel menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Ribuan masyarakat merasa telah ditipu karena sudah membayar biaya perjalanan namun tidak kunjung diberangkatkan.

Biro perjalanan umroh milik desainer pakaian muslim Anniesa Hasibuan tersebut, ternyata memperoleh akreditasi B dari Kementerian Agama. Artinya, perusahaan tersebut dinyatakan laik untuk menyediakan jasa biro perjalanan umroh bagi masyarakat.

"Hasil administrasi mereka malah memenuhi dan memiliki nilai B," ujar Sekretaris Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama, Muhajarin Yanis, saat ditemui di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (12/10).

"Ketika dilakukan akreditasi dan semua komponen di akumulasi dan hasilnya B, maka tentu tidak ada alasan untuk tidak memberi izin perpanjangan biro karena itu haknya," tambahnya.

Muhajarin menegaskan pihaknya bersama stakeholder terkait, terus menelusuri penyebab First Travel dapat lolos dari pengawasan pihaknya. Dia juga menegaskan akan menindak tegas apabila ada pihak Kementerian Agama yang dengan sengaja mempermudah pemberian izin terhadap First Travel.

"Sejauh ini setahu saya tidak ada dari pihak kita yang main-main. Kalau ada kita tindak keras. Kalau ada dugaan main main itu perlu kita bersihkan," ungkapnya.

Muhajarin mengatakan sejauh ini pihaknya selalu melakukan pengawasan ketat terhadap biro-biro perjalanan umroh. Bahkan, beberapa waktu lalu delapan biro perjalanan umroh gagal memperoleh izin karena persyaratan administrasi yang kurang lengkap.

"Dalam perjalanannya, ada delapan biro perjalanan yang mengajukan izin ke kita itu tidak memenuhi syarat dan tidak mendapat nilai minimal C maka kita dengan tegas tidak perpanjang izin," jelasnya.

[bim]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.