KCIC Minta Bantuan Luhut Soal Pembebasan Lahan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Jumat, 31 Januari 2020 20:59 Reporter : Anisyah Al Faqir
KCIC Minta Bantuan Luhut Soal Pembebasan Lahan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. ©2019 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Direktur PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Chandra Dwiputra mengatakan, progres fisik proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung sudah mencapai 42 persen. Namun, dia mengaku masih terkendala pembebasan lahan di sekitar Cimahi dan Bandung.

Maka dari itu, dia mengkoordinasikan masalah pembebasan lahan yang tinggal 0,05 persen tersebut kepada Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

"Ada kesulitan apa, dikoordinasikan dengan Pak Luhut," kata Chandra di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Jakarta, Jumat (31/1).

Dia menjelaskan, banyak masalah terkait pembebasan lahan dan sangat kompleks, misalnya kepemilikan tanah yang berubah-ubah, terjadi kesalahan dalam pengecekan lahan. Meski begitu, dia optimis masalah ini bakal rampung di bulan Februari nanti.

Selain itu, pihaknya juga mengalami masalah terkait sinyal, dan perlu segera diselesaikan karena berkaitan dengan keselamatan penumpang. Dia perlu memastikan lagi sebelum sistem itu diterapkan di Indonesia.

"Kalau sinyal kan ada GSM ada LTE, nah ini ternyata di atasnya lagi. Jadi saya harus pastikan dulu. Harus hati-hati, enggak boleh sembarang," imbuhnya.

Dia perlu memastikan frekuensi yang ditawarkan sistem pernah dicoba sebelumnya di China. Dia tak ingin Indonesia jadi kelinci percobaan. "Saya enggak mau uji coba di sini, kalau enggak aman siapa yang mau naik nanti," tandasnya.

1 dari 1 halaman

300 Karyawan KCIC Tertahan di China

kcic tertahan di china rev1

Chandra mengatakan, ada 300-an karyawannya yang saat ini tertahan di China akibat penutupan sementara penerbangan ke Indonesia. Karyawan tersebut kembali ke China dalam rangka merayakan Imlek bersama keluarga.

"Kan di sana Imlek, lagi lebaran," kata Chandra di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Jakarta, Jumat (30/1).

Tiga ratusan karyawan yang tertahan di China bekerja dari berbagai level, mulai dari manajemen, supervisor, hingga pekerja teknisi. Sesuai dengan aturan yang ditetapkan pemerintah China, dilarang kembali ke Indonesia sampai 9 Februari mendatang. Dia pun enggan mengambil resiko, sehingga 300 karyawannya terpaksa diliburkan.

"Saya enggak mau bawa penyakit kalau dibawa kesini," kata Chandra.

Dari 12.000 pegawai KCIC, 2000 di antaranya merupakan tenaga kerja asal China. Akibat kasus virus corona ini, dia terpaksa harus mengganti dengan tenaga kerja lokal.

"Memang ada pengaruh tapi kita coba penuhi dari terjaga kerja lokal," imbuh Chandra. [azz]

Baca juga:
Menkes Kirim Tim Periksa Pekerja Kereta Cepat yang Diduga Terkena Virus Corona
Sengketa Natuna Tak Pengaruhi Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Kemenhub Sebut Proyek Kereta Cepat Jadi Penyebab Banjir Tol Jakarta-Cikampek
Jalan Warga di Dekat Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung Amblas
Jokowi Targetkan Proyek Kereta Cepat dan LRT Jabodebek Rampung Akhir 2021

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini