Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kata Kepala BATAN soal peluang kehadiran pembangkit listrik tenaga nuklir di RI

Kata Kepala BATAN soal peluang kehadiran pembangkit listrik tenaga nuklir di RI Ilustrasi PLTN. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mengakui pemanfaatan teknologi nuklir untuk energi di Indonesia masih tersendat. Akibatnya, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) tak kunjung terealisasi.

Kepala BATAN Djarot Sulistio Wisnubroto mengungkapkan, pada Kebijakan Energi Nasional (KEN), energi nuklir masih dijadikan pilihan terakhir dalam memenuhi kebutuhan energi nasional. Padahal, berbagai studi dan kajian terhadap perencanaan pembangunan PLTN telah selesai dilakukan.

"Status PLTN memang belum menggembirakan, artinya masih menjadi pilihan terakhir. Apalagi di dua tahun ini merupakan tahun politik sehingga banyak pemangku kepentingan yang enggan berkomitmen dalam mendukung perkembangan PLTN di Indonesia," ungkap Djarot di Palembang, Rabu (4/7).

Menurut dia, energi nuklir sebenarnya dapat menjadi pilihan untuk memenuhi meningkatnya kebutuhan energi listrik nasional. Namun dibutuhkan komitmen jangka panjang, konsistensi, capacity building, dan sosialisasi yang harus terus dilakukan kepada masyarakat.

"Rencana pembangunan PLTN sudah sejak 40 tahun lalu, tetapi sekarang masih proses banyak perizinan yang perlu dilakukan. Perlu diluruskan, energi nuklir aman dan yang kita bangun bukan untuk persenjataan," ujarnya.

Dia mengatakan, ada beberapa daerah yang diajukan ke pemerintah untuk membangun PLTN, yakni Jepara, Bangka Barat, dan Bangka Selatan. Sementara potensi bahan baku uranium terdapat 70 ribu ton yang tersebar di Kalimantan Barat, Bangka, dan Mamuju.

"PLTN itu nantinya bersifat komersial, bisa memenuhi kebutuhan energi listrik industri juga," kata dia.

Sementara itu, Kepala Pusat Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir BATAN, Geni Rina Sunaryo mengatakan, energi nuklir tidak hanya bisa menghasilkan listrik tetapi juga memproduksi tenaga uap panas yang bisa dimanfaatkan industri. Pihaknya sedang mendesain reaktor daya sesuai dengan kebutuhan dan pemanfaatan dalam negeri.

"Sebenarnya anak bangsa mampu mengembangkan energi nuklir, sangat bersaing dengan negara tetangga," pungkasnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Ternyata Tak Mudah Bangun Pembangkit Nuklir di Indonesia, Ini Dia Sejumlah Hambatannya
Ternyata Tak Mudah Bangun Pembangkit Nuklir di Indonesia, Ini Dia Sejumlah Hambatannya

Fokus pemerintah dalam percepatan transisi energi Indonesia masih mengarah pada pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Baca Selengkapnya
PNS Mulai Pindah Juni 2024, Tapi Suplai Gas dan Listrik di IKN Baru Masuk bulan Agustus
PNS Mulai Pindah Juni 2024, Tapi Suplai Gas dan Listrik di IKN Baru Masuk bulan Agustus

Dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah ditetapkan menjadi pemasok energi tetap oleh Badan Otorita IKN Nusantara.

Baca Selengkapnya
Pemerintah Ingin Kembangkan Energi Panas Bumi, Tapi Terganjal Ini
Pemerintah Ingin Kembangkan Energi Panas Bumi, Tapi Terganjal Ini

Sumber-sumber energi terbarukan membutuhkan pendanaan besar.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Sejumlah Wilayah Indonesia Alami Pemadaman Listrik, Salah Satunya Tarakan
Sejumlah Wilayah Indonesia Alami Pemadaman Listrik, Salah Satunya Tarakan

PLN mengonfirmasi bahwa kondisi pasokan listrik hari ini di Tarakan memang defisit lantaran beban puncak berada di atas daya pasok.

Baca Selengkapnya
Pemerintah Turunkan Target Bauran Energi Baru Terbarukan, Apa Dampaknya?
Pemerintah Turunkan Target Bauran Energi Baru Terbarukan, Apa Dampaknya?

Pemerintah seharusnya mengevaluasi faktor penyebab kegagalan pencapaian target investasi energi terbarukan selama ini.

Baca Selengkapnya
Pertamina Patra Niaga Bareng Kementerian ESDM Cek Kesiapan Layanan Energi di Banyuwangi dan Bali
Pertamina Patra Niaga Bareng Kementerian ESDM Cek Kesiapan Layanan Energi di Banyuwangi dan Bali

Pertamina Patra Niaga kini mempersiapkan diri untuk memenuhi lonjakan konsumsi energi saat Tahun Baru 2024.

Baca Selengkapnya
Tuntaskan Tugas, Pertamina Patra Niaga Penuhi Konsumsi Energi Masyarakat Sepanjang Nataru
Tuntaskan Tugas, Pertamina Patra Niaga Penuhi Konsumsi Energi Masyarakat Sepanjang Nataru

Pertamina Patra Niaga telah menyelesaikan tugas penyaluran energi bagi masyarakat dengan maksimal sepanjang periode Satgas Nataru.

Baca Selengkapnya
Indonesia Bakal Punya Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di 2032, Lokasinya di Bangka Belitung
Indonesia Bakal Punya Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di 2032, Lokasinya di Bangka Belitung

Indonesia perlu menyiapkan teknologi dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) guna mengoperasikan pembangkit listrik tenaga nuklir tersebut.

Baca Selengkapnya
Raih Pendanaan dari JETP, PLN Kembangkan Proyek Energi Hijau 7 GW di 108 Lokasi
Raih Pendanaan dari JETP, PLN Kembangkan Proyek Energi Hijau 7 GW di 108 Lokasi

Proyek tersebut antara lain PLTS Banyuwangi, PLTS Pasuruan, PLTS Terapung Gajah Mungkur, PLTS Terapung Kedung Ombo.

Baca Selengkapnya