Kapan Tarif KRL Naik Menjadi Rp5.000?

Kamis, 12 Mei 2022 13:42 Reporter : Merdeka
Kapan Tarif KRL Naik Menjadi Rp5.000? KRL. ©2012 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan tengah mengkaji rencana kenaikan tarif KRL Commuter Line. Rencananya, ongkos KRL tersebut akan naik dari Rp3.000 menjadi Rp5.000 untuk 25 Km pertama. Sedangkan 10 Km selanjutnya bakal dikenakan penambahannya biaya Rp1.000.

Kabar mengenai tarif KRL naik telah mencuat sejak awal tahun 2022, bermula dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan terkait penyesuaian tarif.

Kemenhub juga menimbang adanya berbagai perbaikan sarana dan prasarana di fasilitas penunjang KRL. Yang paling terasa oleh pengguna yakni soal lebih cepatnya headway kereta dari 5 menit menjadi sekitar 3 menit.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo memberikan sedikit bocoran mengenai penerapan tarif baru ini.

"Pokoknya tahun ini," kata Didiek kepada Liputan6.com, Kamis (12/5).

Sebelumnya, Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati menyampaikan sejauh ini memang ada wacana untuk menaikkan tarif KRL. Menurut dia, hal tersebut didasari oleh beberapa pertimbangan, antara lain pelayanan yang diberikan pemerintah dengan pemberian subsidi atau pun pembangunan prasarana dan sarana kereta api sudah semakin baik.

2 dari 2 halaman
kapan tarif krl naik menjadi rp5.000?

Selain itu, pembangunan rel dwiganda, revitalisasi Stasiun Jatinegara, Stasiun Cikarang, Stasiun Bekasi, dan sebagainya juga telah memberi kemudahan, keamanan dan kenyamanan kepada konsumen KRL.

Langkah-langkah perbaikan tersebut kian gencar dilakukan sejak lima tahun terakhir. "Operator, dalam hal ini PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), juga melakukan peningkatan layanan yang tidak kalah bagus. Misalnya, system ticketing, pelayanan di stasiun dan juga di atas kereta,” tutur Adita.

Adita mengatakan yang juga perlu digarisbawahi selama enam tahun yakni sejak 2015, pemerintah belum pernah melakukan penyesuaian tarif KRL, satu kali pun. Dari hasil survei yang dilakukan, juga mendukung adanya wacana penyesuaian tarif KRL ini.

"Sehingga, cukup wajar jika kemudian muncul wacana untuk menaikkan tarif, setelah berbagai layanan kepada konsumen terus ditingkatkan," tutur Adita.

Dalam melakukan penyesuaian tarif, tentu dengan penghitungan yang tepat dan sesuai masukan masyarakat. "Serta, sosialisasi yang memadai, dengan semua pemangku kepentingan," pungkasnya.

Reporter: Arief Rahman H.

Sumber: Liputan6.com [azz]

Baca juga:
Siap-Siap, Tarif KRL Direncanakan Naik Jadi Rp5.000
KAI-INKA Resmi Kerja Sama, Indonesia Tak Lagi Impor KRL Mulai 2024
KRL yang Melintasi Depok Masih Alami Gangguan Imbas Kebakaran Pasar Kemiri
PT KAI Berencana Menuntut, Sopir Mobil Tertabrak KRL di Depok Serahkan ke Kuasa Hukum
Demi Cepat Sampai Tujuan, Bertaruh Nyawa di Rel Liar

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini