Kadin Berharap Pemerintah Jokowi Periode II Genjot Tingkat Kemudahan Usaha

Minggu, 20 Oktober 2019 17:30 Reporter : Dwi Aditya Putra
Kadin Berharap Pemerintah Jokowi Periode II Genjot Tingkat Kemudahan Usaha Jokowi menyambut sejumlah tamu negara di Istana. ©2019 REUTERS/Willy Kurniawan

Merdeka.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan apresiasi dan rasa syukur karena Indonesia telah melewati masa lima tahun Pemerintahan Jokowi-JK dengan sukses. Pertarungan politik pada pemilihan presiden diakui sempat membuat kalangan pengusaha merasa ragu dalam menjalankan bisnis dan usaha.

"Namun, alhamdulillah sampai hari ini proses-proses politik melalui pemilihan presiden berjalan dengan sukses dan rasa aman. Tentu ke depan kita berharap bahwa di masa pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi bisa melanjutkan program-program yang belum terselesaikan," ujar Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan, Carmelita Hartoto, di Jakarta, Minggu (20/10).

Program-program dan kebijakan tersebut diantaranya hal-hal yang berkaitan dengan kemudahan berusaha dan menghapus bottleneck (hambatan) dalam menjalankan kegiatan bisnis.

"Kita berharap di masa pemerintahan ke dua Jokowi program-program yang belum terselesaikan bisa menghasilkan kebijakan-kebijakan yang mendukung kemudahan berusaha, agar ekonomi kita terus bertumbuh," jelasnya.

Menurut Carmelita, pemerintah dalam lima tahun ke belakang dinilai telah berupaya maksimal memperbaiki iklim usaha dengan memangkas birokrasi serta menciptakan iklim usaha yang ramah investasi.

"Karena itu, mewakili para pengusaha nasional, tentunya Kadin merasa bersyukur bahwa sekali lagi negara kita telah melewati babak demokrasi yang harus dijalani untuk masa depan suatu bangsa yang mana pekerjaan rumah bersama masih banyak yang perlu dituntaskan," ujarnya. [bim]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini