Jumlah UMKM Rambah Digital Tumbuh 105 Persen dari Tahun Lalu

Selasa, 30 November 2021 11:59 Reporter : Anisyah Al Faqir
Jumlah UMKM Rambah Digital Tumbuh 105 Persen dari Tahun Lalu Ilustrasi e-commerce dan UKM. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM), Teten Masduki mencatat sudah ada 16,4 juta UMKM yang telah terintegrasi dengan pasar digital. Angka ini naik 105 persen dibandingkan periode tahun lalu.

"Saat ini ada 16,4 juta atau naik 105 persen UMKM yang terhubung ke digital," kata Teten dalam launching Etalase Digital Produk UMKM Ber-SNI, Jakarta, Selasa (30/11).

Maraknya UMKM yang masuk pasar digital akan memudahkan pemerintah untuk mendorongnya masuk ke rantai pasok global. Sehingga diperlukan standarisasi produk dengan memberikan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI).

"SNI ini program utama kita untuk mendorong UMKM jadi bagian dari rantai pasok industri," kata Menteri Teten.

2 dari 2 halaman

Produk UMKM RI Kalah dengan Singapura, Malaysia dan Thailand

ri kalah dengan singapura malaysia dan thailand

Langkah tersebut diambil karena survei yang dilakukan tahun 2018 lalu menunjukkan tantangan besar UMKM terletak pada daya saing produk. Produk UMKM Indonesia masih kalah dengan Singapura, Malaysia dan Thailand.

Maka dibutuhkan pengembangan, misalnya pada pengemasan produk agar bisa mendapatkan sertifikasi. Adanya sertifikasi ini juga bisa meningkatkan harga jual produk. Untuk itu sertifikasi SNI sangat berperan dan posisinya makin strategis.

"Di sini peran SNI akan makin strategis," kata dia.

Selain itu selama pandemi Covid-19, dibutuhkan juga ragam inovasi dari pemerintah. Semisal dari kebijakan yang bisa mendorong agar produk-produk dalam negeri bisa tembus ke pasar global.

Salah satunya dengan aplikasi digital dan investasi berupa pelatihan kepada para pelaku usaha. Pelatihan berbasis teknologi seperti website bisnis yang terintegrasi dapat memberikan kesempatan bermitra dengan sesama pengusaha atau konsumen.

[bim]

Baca juga:
Realisasi Belanja Pemerintah untuk Produk UMKM Capai 77 Persen
Miliki SNI, UMKM RI Mampu Bersaing dengan Produk Asing
Kolaborasi dengan BSN, BUMN Ingin UMKM Lebih Berdaya Saing
BSN Luncurkan Platform e-Commerce Produk UMKM ber-SNI
Beri Pelatihan, LPEI Harap Banyak Pelaku Usaha Berorientasi Ekspor
Bangkit dari Pandemi, Ini Sederet Terobosan Pemkot Medan Bantu UMKM
Uniknya Jam Tangan Kayu dari Limbah Skateboard, Terjual ke Ukraina hingga Belgia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini