Jokowi Sulap Puncak Waringin Labuan Bajo Jadi Creatif Hub, Apa Itu?

Senin, 20 Januari 2020 17:15 Reporter : Merdeka
Jokowi Sulap Puncak Waringin Labuan Bajo Jadi Creatif Hub, Apa Itu? Jokowi di Labuan Bajo. ©Liputan6.com/Lizsa Egeham

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Ibu Negara Iriana menikmati pemandangan alam Labuan Bajo dari Puncak Waringin, Senin (20/1). Ini kedua kalinya Jokowi dan Iriana melihat pemandangan indah laut Labuan Bajo dari Puncak Waringin.

Keduanya sebelumnya juga pernah mengunjungi Puncak Waringin pada Juli 2019, disela-sela kunjungan kerja ke Labuan Bajo. Bedanya, kini sudah dibangun sebuah gedung meski pengerjaannya belum sepenuhnya rampung.

Di lantai dua gedung itulah, Jokowi, Iriana serta para menteri kabinet menikmati pemandangan indah laut Labuan Bajo. Nantinya, Puncak Waringin akan dijadikan sebagai tempat creative hub untuk menggenjot UMKM di Labuan Bajo.

"Nanti Waringin ini akan menjadi creative hub, di mana usaha kecil, usaha mikro, usaha menengah progresnya akan disajikan di sini," ujar Jokowi usai meninjau Puncak Waringin Labuan Bajo, Senin (20/1).

Bukan hanya itu, di Puncak Waringin itu juga akan dibuatkan sebuah training kegiatan pariwisata dan usaha mikro. Dengan begitu, masyarakat bisa meningkatkan produk-produk yang akan dijual kepada wisatawan.

"Saya kira dalam semua hal harus kita injeksi dan diberikan training agar packaging kemasan bisa ditingkatkan," kata dia.

Sementara itu, Arsitek Creative Hub Yori Antar menjelaskan bahwa nantinya Puncak Waringin menjadi lokasi untuk membuat produk-produk indoor atau outdoor untuk diperjualbelikan. Creative hub juga dijadikan sebagai tempat riset.

"Ini kan tempat jual souvenir, nah creative hub akan jadi semacam tempat riset yang bisa menghasilkan produk-produk wisatanya," jelasnya di lokasi yang sama.

1 dari 1 halaman

Mimpi Besar Jokowi Jadikan Labuan Bajo Kawasan Wisata Super Premium

Presiden Joko Widodo atau Jokowi berkomitmen menjadikan Labuan Bajo menjadi destinasi wisata super premium. Nantinya, segmen wisatawan yang berlibur ke kawasan ini yakni yang memiliki pengeluaran lebih besar.

Menjadi kawasan super premium, tentunya konsep pengembangan Labuan Bajo akan berbeda dengan kawasan wisata lainnya. Jokowi sendiri ingin adanya diferensiasi antara Labuan Bajo dengan destinasi wisata lainnya.

"Kita harapkan di sini belanjanya lebih besar, stay-nya tinggalnya lebih lama, kita harapkan itu. Artinya bukan jumlah turisnya, tapi spendingnya belanjanya yang lebih banyak," kata Jokowi di Plataran Komodo Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur, Senin (20/1).

Agar para wisatawan semakin banyak yang berkunjung ke Labuan Bajo, pemerintah pun menyiapkan sejumlah infrastruktur. Salah satunya yakni memperpanjang landasan pacu serta memperlebar terminal di Bandara Internasional Komodo sehingga lalu lintas di bandara semakin pesat.

"Nanti juga awal tahun ini kan bandara, terminalnya diperlebar dan diperbaiki, runway-nya juga diperpanjang," ucap Jokowi.

Apabila semuanya selesai, maka Kementerian Pariwisata dapat memulai promosi Labuan Bajo sebagai kawasan super premium secara besar-besaran. Misalnya, kata Jokowi, dengan membuat acara internasional untuk menarik turis asing.

"Akhir tahun nanti itu semuanya selesai tinggal masuk ke promosi. Step-step itu kita lakukan, memperbaiki produk secara total, nanti baru masuk ke promosi," tutur Jokowi.

Reporter: Lisza

Sumber: Liputan6.com [idr]

Baca juga:
Mimpi Besar Jokowi Jadikan Labuan Bajo Kawasan Wisata Super Premium
Jokowi Minta Infrastruktur Penunjang Wisata Labuan Bajo Rampung Tahun Ini
Jokowi Minta Gubernur NTT Selesaikan Sengketa Lahan di Labuan Bajo
Jokowi Targetkan Pelabuhan Multifungsi Labuan Bajo Selesai Akhir 2020
Presiden Jokowi Sebut Uni Emirat Arab Akan Investasi ke Labuan Bajo
Jokowi Siapkan Labuan Bajo Jadi Tuan Rumah Pertemuan G20 dan ASEAN Summit di 2023

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini