Jokowi Minta Luhut Buat Terobosan Baru Tekan Defisit Transaksi Berjalan

Rabu, 30 Oktober 2019 16:40 Reporter : Supriatin
Jokowi Minta Luhut Buat Terobosan Baru Tekan Defisit Transaksi Berjalan Jokowi ke COP21. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan fokus membuat terobosan baru guna menekan defisit transaksi berjalan.

"Pertama menyiapkan, membuat program-program terobosan dalam rangka menekan defisit transaksi berjalan dan defisit neraca perdagangan," kata Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (30/10).

Jokowi menginginkan, peningkatan investasi sejalan dengan pengurangan ketergantungan pada barang impor, khususnya BBM. BBM disebut salah satu pemicu terbesar defisit neraca perdagangan. Pria kelahiran Solo, Jawa Tengah, ini menekankan produksi minyak dalam negeri harus terus ditingkatkan.

"Sehingga implementasi kebijakan EBT juga harus dipercepat lagi, terutama percepatan mandatory dari B20 ke B30 dan melompat dari B50 ke B100," sambungnya.

Dia kemudian menyoroti soal investasi. Dia ingin ke depan investasi fokus pada beberapa kawasan saja, salah satunya Morowali, Sulawesi Tengah.

"Saya ingin contoh yang ada di Morowali bisa dicopy untuk produk bahan mentah yang selama ini kita ekspor seperti bauksit, kenapa tidak dibuat jadi barang setengah jadi atau barang jadi sekalian dengan menggandeng BUMN atau swasta," ucap dia. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini