Jokowi Keluhkan Tol Laut Dimonopoli Perusahaan Tertentu

Rabu, 30 Oktober 2019 19:14 Reporter : Supriatin
Jokowi Keluhkan Tol Laut Dimonopoli Perusahaan Tertentu Pelabuhan. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung tol laut saat memimpin rapat terbatas Penyampaian Program dan Kegiatan di Bidang Kemaritiman dan Investasi. Dia menyebut keberadaan tol laut mendapat tanggapan positif dari pemerintah daerah dan masyarakat.

Bahkan, kata Jokowi, masyarakat mengusulkan agar trayek dan frekuensi tol laut ditambah.

"Frekuensi ditambah, rute trayeknya juga diperbanyak, tetapi ada keluhan setelah ada tol laut itu, inflasi turun," kata Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (30/10).

Dari laporan yang dikantonginya akhir-akhir ini rute tol laut dikuasai perusahaan swasta tertentu. Akibatnya, harga barang melonjak karena ditentukan oleh perusahaan tersebut. Namun, dia mengaku belum mengetahui perusahaan swasta mana yang dimaksud.

"Saya belum dapat ini swastanya siapa, sehingga harga barang ini ditentukan oleh perusahaan ini," ujarnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta para menteri segera mengejar perusahaan swasta yang menguasai tol laut. Jokowi ingin keberadaan tol laut dinikmati masyarakat dan bisa menekan harga barang.

"Ini tolong dikejar dan diselesaikan. Saya enggak tahu apakah perlu intervensi dari Menteri BUMN untuk melakukan ini tapi paling tidak harus diberikan kompetisi, paling tidak ada kompetitornya," ucap dia.

Usai rapat terbatas, Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan membenarkan bahwa ada monopoli perusahaan tertentu di tol laut. "Belakangan ini kelihatannya hanya dimonopoli beberapa orang sehingga mereka jadi atur harga," kata Luhut.

Mantan Menko Polhukam ini berjanji akan menindak tegas perusahaan tersebut. Namun, sebelum mengambil tindakan, Luhut mengaku akan meminta pendapat ahli hukum soal pelanggaran yang dilakukan perusahaan.

"Ya kita nanti lihat hukumnya. Saya tanya ahli hukum," pungkasnya. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini