Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jika pegawai Garuda Indonesia jadi mogok, AP II pastikan arus mudik akan kacau

Jika pegawai Garuda Indonesia jadi mogok, AP II pastikan arus mudik akan kacau Garuda Indonesia. ©2016 Merdeka.com/iqbal s nugroho

Merdeka.com - Direktur Operasional dan Teknik Angkasa Pura II (AP II), Djoko Murjatmodjo, mengharapkan agar rencana mogok pilot Garuda Indonesia tidak terjadi. Diharapkan permasalahan antara pihak maskapai dan pekerja cepat dapat selesai.

"Kita mendengar dari press release pekerja, terus terang kami berharap ini (aksi mogok) tidak terjadi karena saya dengar sudah ada pertemuan Pak Luhut (Menko Maritim) dan Garuda Indonesia. Mudah-mudahan komunikasi selesai dengan baik," ungkapnya dalam diskusi, di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (2/6).

Dia mengatakan, jika aksi mogok tersebut sungguh terjadi akan berdampak pada terlantarnya penumpang di bandara sehingga membuat kondisi mudik tidak kondusif. "Karena kalau ini terjadi akan terlantar, banyak penumpang di bandara karena pangsa pasar cukup besar," kata dia.

Djoko mengungkapkan, sejauh ini, sebagai operator, pihaknya terus memantau perkembangan proses penyelesaian masalah antara Garuda dan pekerjanya.

"Kami memantau perkembangannya dan kalau terpaksa terjadi, tugas kami sementara ini mencegah penumpang tidak datang berduyun-duyun ke bandar udara," ujar Djoko.

Sebelumnya, Asosiasi Pilot Garuda (APG) memastikan 1.300 pilot dan 5.000 kru Garuda Indonesia akan melakukan aksi mogok kerja dalam waktu dekat, termasuk saat arus mudik Lebaran.

Semua kru dan karyawan Garuda yang tergabung dalam Serikat Karyawan Garuda (Sekarga), yang berjumlah 10 ribu orang, melakukan mogok massal pada waktu yang telah ditentukan. Tuntutan karyawan hanya ingin pemerintah menindaklanjuti tuntutan mereka, salah satunya melakukan perombakan pada direksi BUMN tersebut.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP