Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jenderal Dudung, Kepala Staf TNI yang Duet Bareng Putri Ariani

Jenderal Dudung, Kepala Staf TNI yang Duet Bareng Putri Ariani Putri Ariani Duet Bareng Jenderal TNI. ©2023 Merdeka.com

Merdeka.com - Nama penyanyi Putri Ariani kian melambung dalam beberapa waktu terakhir. Putri merupakan peserta ajang pencarian bakat America's Got Talent (AGT) 2023.

Penampilan Putri di ajang pencarian bakat America's Got Talent 2023 berhasil membius para juri hingga jutaan penonton di seluruh dunia. Bahkan, juri bernama Simon Cowell memberikan Golden Buzzer yang membuat Putri Ariani lolos ke babak live show tanpa mengikuti audisi lanjutan.

Rupanya pesona Putri juga menarik perhatian Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Jenderal Bintang Empat tersebut nampak asik berduet dengan Putri Ariani. Momen ini terekam dalam unggahan video unggahan akun instagram @asikdung. Mereka berdua membawakan lagu 'Ayo Ngopi'.

Tidak diketahui di mana lokasi video tersebut terekam, namun perwira TNI AD yang berada di sana berdiri dan berjoget. Jenderal Dudung yang mendampingi Putri Ariani juga bernyanyi dengan asik.

"Diaduk-aduk, dikocok-kocok. Jangan lupa, bikinnya sambil goyang. Dikocok-kocok, diaduk-aduk. Ditiup-tiup langsung diseruput," nyanyi Dudung dan Putri.

Dalam catatan Merdeka.com, Jenderal Dudung selama ini dikenal sebagai sosok pekerja keras. Tak ayal, sejumlah jabatan pernah diemban pria kelahiran Bandung, 19 November 1965 itu sebelum menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Andika.

Karir militernya dimulai sejak lulus SMA, memutuskan untuk mendaftar Akabri Darat yang perlu pendidikan hingga tahun 1988. Pendidikan tersebut membuatnya menerima pangkat Letnan Dua.

Karirnya terus moncer hingga Dudung tercatat pernah menjabat sebagai Dandim 0406/Musi Rawas. Dandim 0418/Palembang, Aspers Kasdam VII/Wirabuana (2010-2011). Danrindam II/Sriwijaya (2011). Dandenma Mabes TNI, Wagub Akmil (2015-2016), Staf Khusus Kasad (2016-2017), Waaster Kasad (2017-2018), Gubernur Akmil (2018-2020) Pangdam Jaya sejak Juli 2020, hingga KSAD.

Saat menjabat Pangdam Jaya inilah nama Dudung Abddurachman semakin meroket. Terlebih setelah dengan tegas memerintahkan prajurit mencopot baliho bergambar pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Syihab.

Menurut dia, baliho-baliho yang tersebar di sejumlah titik ibu kota itu menyalahi aturan. Baliho-baliho itu pernah diturunkan petugas Satpol PP, namun tetap dipasang kembali.

"Kalau siapapun di republik ini, ini negara hukum, harus taat kepada hukum, kalau masang baliho sudah jelas ada aturannya, ada bayar pajak, dan tempat ditentukan, jangan seenaknya sendiri, seakan akan dia paling benar," tegas Dudung.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP