Jembatan Cisomang retak, Jasa Marga rugi Rp 350 juta
Merdeka.com - PT Jasa Marga mencatat, sejak retaknya jembatan Cisomang di KM 100 pada Jalan Tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi) Jawa Barat, perseroan kehilangan pendapatan sekitar Rp 350 juta per hari.
"Potensi kehilangan pendapatan sekitar Rp350 juta per hari, terutama dari golongan kendaraan II hingga V yang jumlahnya per hari dalam situasi normal mencapai 5.000 kendaraan. Sejak kejadian itu, mereka kan harus keluar melalui Sadang Purwakarta," kata GM PT Jasa Marga Tbk Tol Purbaleunyi, Ricky Distawardhana seperti dikutip Antara, Kamis (23/2).
Dia menambahkan, potensi kehilangan pendapatan tersebut dikarenakan pada saat kondisi normal lalu lintas harian di Tol Purbaleunyi mencapai 180 ribu kendaraan. Dengan total pendapatan harian mencapai Rp 3,3 miliar per hari, di mana sebanyak 95 persen adalah kendaraan golongan I.
"Selama proses perbaikan itu, kami juga membuka akses darurat bagi kendaraan yang dilarang masuk seperti truk dan angkutan berat, termasuk bus di KM 99+400 arah ke Bandung dan KM107 arah ke Jakarta," imbuhnya.
Ketua Tim Penanganan dan Perbaikan Jembatan Cisomang, S. Aryan Widodo, menyatakan sampai saat ini kemajuan pekerjaan penanganan dan perbaikan Jembatan Cisomang sudah mencapai 40-50 persen dan pada akhir Maret dijadwalkan selesai.
Di mana anggaran untuk penanganan Jembatan Cisomang diperkirakan berkisar Rp 70 miliar. "Kami berharap pada April 2017 semua kendaraan sudah bisa melalui jembatan dengan diikuti pengawasan terus menerus demi terjaganya keselamatan," katanya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya